SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memperkuat kesiapan operasional pelabuhan untuk menghadapi peningkatan mobilitas penumpang dan logistik menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berbagai langkah strategis disiapkan untuk memastikan pelayanan pelabuhan berjalan aman, lancar, dan efisien.
Executive Director Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas transportasi laut selama periode mudik.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan berbagai langkah strategis mulai dari koordinasi dengan stakeholder terkait jadwal pelayanan kapal hingga kesiapan fasilitas di terminal penumpang untuk memastikan pelayanan selama mudik Lebaran berjalan lancar,” ujar Abdul Azis dalam keterangannya, Senin (9/3).
Menurutnya, koordinasi dilakukan bersama operator kapal, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait untuk memastikan jadwal pelayanan kapal berjalan optimal. Selain itu, Pelindo juga menyiapkan posko bersama di setiap terminal penumpang sebagai pusat koordinasi pelayanan selama periode angkutan Lebaran.
Di sisi fasilitas, Pelindo memastikan kesiapan sarana pendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang. Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain ruang kesehatan, petugas medis, serta fasilitas penanggulangan kebakaran di area terminal penumpang.
Selain itu, perusahaan juga melakukan publikasi jadwal dan tarif kapal secara terbuka, baik melalui media digital maupun informasi langsung di area pelabuhan agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
“Informasi jadwal kapal dan tarif layanan kami sampaikan secara terbuka agar masyarakat dapat memperoleh kepastian layanan selama masa mudik Lebaran,” kata Abdul Azis.
Untuk memastikan keselamatan operasional, Pelindo Regional 4 juga melakukan langkah preventif guna mencapai zero accident selama periode mudik. Upaya tersebut dilakukan melalui inspeksi fasilitas terminal, pemeliharaan peralatan, serta management walkthrough bersama stakeholder.
Pelindo juga berkoordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pihak pelayaran terkait potensi gangguan operasional, termasuk kondisi cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas pelabuhan.
Abdul Azis menegaskan, kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga stabilitas aktivitas logistik di kawasan timur Indonesia selama periode Lebaran.
“Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, kami berharap pelayanan di pelabuhan dapat berjalan optimal sehingga mobilitas penumpang maupun distribusi logistik selama Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya.
