SMARTMAKASSAR.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, secara resmi membuka Grand Opening Feryal Clinic yang berlokasi di Jalan Adhyaksa, Rabu (15/4/2026), mewakili Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Dalam sambutannya, Andi Zulkifly menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota yang sedianya hadir langsung, namun berhalangan karena menjalankan tugas luar ke Jakarta.
“Bapak Wali Kota menyampaikan permohonan maaf karena seharusnya membuka acara ini, namun sedang melaksanakan tugas luar. Beliau mewakilkan kepada saya untuk menghadiri sekaligus membuka kegiatan ini,” ujarnya.
Zul—sapaan akrabnya—mengapresiasi kehadiran klinik baru tersebut sebagai bagian dari pertumbuhan sektor kesehatan di Kota Makassar. Ia menyebut, perkembangan usaha di bidang pelayanan kesehatan menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Kota Makassar mencatat telah menerbitkan sekitar 126 izin klinik sepanjang 2024 hingga 2025.
“Ini menandakan bahwa pertumbuhan usaha dan investasi di Kota Makassar cukup tinggi, termasuk di sektor pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar itu menambahkan bahwa peningkatan investasi daerah merupakan bagian dari arahan pemerintah pusat agar daerah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik investor.
Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar saat ini berada di kisaran 5,3 persen, dengan realisasi investasi mencapai sekitar Rp5,3 triliun dalam setahun.
“Ini menunjukkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Makassar sangat tinggi,” katanya.
Selain itu, sejumlah indikator makro ekonomi juga menunjukkan tren positif. Tingkat pengangguran menurun dari sekitar 10 persen menjadi 9 persen, sementara angka kemiskinan turun dari di atas 5 persen menjadi sekitar 4 persen.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Salah satu faktor penting dalam menjaga iklim investasi adalah keamanan. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar Kota Makassar tetap kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi perizinan, terutama pasca diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja yang menyederhanakan proses perizinan di berbagai sektor, termasuk kesehatan.
Selain itu, penerapan Permenkes Nomor 17 Tahun 2023 disebut membawa perubahan signifikan terhadap standar perizinan dan kualitas layanan fasilitas kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Zulkifly mengapresiasi Feryal Clinic yang telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan sebelum beroperasi.
“Kami berharap ini menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya. Jangan membuka usaha sebelum seluruh izin terpenuhi, karena ini berkaitan dengan standar pelayanan, keselamatan, dan kualitas,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perubahan fungsi bangunan dari rumah tinggal menjadi fasilitas usaha seperti klinik harus melalui berbagai tahapan perizinan, mulai dari izin lingkungan, lalu lintas, hingga pengelolaan limbah.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, terus berupaya mempercepat proses perizinan tanpa mengabaikan aturan, guna menjaga keseimbangan antara kemudahan investasi dan kepatuhan regulasi.
Di akhir sambutannya, ia berharap kehadiran Feryal Clinic dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai destinasi layanan kesehatan.
“Kami berharap klinik ini tidak hanya melayani masyarakat Makassar, tetapi juga menarik kunjungan dari daerah lain, sehingga turut mendorong sektor ekonomi lainnya,” tutupnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Feryal Medica Grup, Muh Arif, menyampaikan bahwa pembukaan fasilitas baru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Hari ini merupakan momen istimewa bagi kami. Grand opening ini bukan hanya peresmian lokasi baru, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang Feryal Clinic yang kini memasuki tahun ke-9,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Feryal Clinic pertama kali berdiri pada 15 April 2017 di Jalan Anggrek, Makassar. Seiring waktu, klinik tersebut terus berkembang, termasuk menghadapi tantangan pandemi, hingga akhirnya melakukan ekspansi ke berbagai daerah.
Pada 2022, Feryal Clinic membuka cabang di Mamuju, Sulawesi Barat, disusul Toraja Utara pada 2023, dan Kota Palopo pada 2025.
“Perjalanan ini tidak mudah, namun kami terus berupaya bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Relokasi ke Jalan Adhyaksa, lanjutnya, merupakan respons atas masukan pelanggan terkait keterbatasan fasilitas di lokasi sebelumnya.
“Kami mendengarkan berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari area parkir, kapasitas tempat tidur, hingga jam pelayanan. Di lokasi baru ini, kami berupaya menjawab semuanya,” katanya.
Di lokasi baru, kapasitas tempat tidur meningkat dari tujuh unit menjadi sekitar 14–15 unit, termasuk satu ruang VIP. Selain itu, fasilitas parkir yang lebih luas serta penambahan tenaga medis juga menjadi bagian dari peningkatan layanan.
Feryal Clinic juga terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dengan terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan,” ungkap Muh Arif.
Ia berharap kehadiran Feryal Clinic tidak hanya memberikan manfaat di bidang kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja di Kota Makassar.
“Terima kasih kepada seluruh tim dan pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami,” pungkasnya.
