_cuva
SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Arus penumpang angkutan laut pada periode Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memperkirakan total pergerakan penumpang selama masa angkutan Lebaran mencapai sekitar 2,48 juta orang.
Proyeksi tersebut meningkat dari realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2,36 juta penumpang yang terdiri dari 1,22 juta penumpang embarkasi dan 1,13 juta penumpang debarkasi.
Executive Director Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong naiknya arus penumpang melalui pelabuhan di wilayah timur Indonesia.
“Berdasarkan proyeksi kami, arus penumpang pada periode Lebaran 2026 diperkirakan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu. Karena itu Pelindo Regional 4 telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan penumpang tetap aman, nyaman, dan lancar,” kata Abdul Azis dalam jumpa persnya di kantor Pelindo 4, Senin (9/3).
Pelindo juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 15 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026.
Menurut Abdul Azis, kesiapan operasional menjadi fokus utama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di sejumlah pelabuhan yang selama ini menjadi titik mobilitas masyarakat.
“Kami memastikan seluruh terminal penumpang di wilayah Regional 4 siap melayani peningkatan jumlah penumpang, baik dari sisi fasilitas, operasional, maupun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Data Pelindo juga menunjukkan sejumlah pelabuhan dengan pergerakan penumpang tertinggi selama periode angkutan Lebaran. Pelabuhan Makassar diproyeksikan menjadi yang paling sibuk dengan jumlah penumpang sekitar 132 ribu orang pada 2026.
Selanjutnya disusul Balikpapan sekitar 118 ribu penumpang, Ambon sekitar 108 ribu penumpang, Parepare sekitar 102 ribu penumpang, serta Ternate sekitar 70 ribu penumpang.
Pelindo Regional 4 sendiri mengoperasikan 20 terminal penumpang di berbagai wilayah Indonesia timur untuk melayani mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran.
Abdul Azis menegaskan pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dengan operator kapal, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui pelabuhan, sehingga momentum mudik Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Abdul Azis.
