SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Pergerakan pemudik menggunakan transportasi laut di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data terbaru hingga 16 Maret 2026 (H-5 Lebaran), total arus penumpang tercatat telah mencapai 308.473 orang.
Data operasional Pelindo menunjukkan bahwa Pelabuhan Balikpapan menjadi titik tersibuk untuk keberangkatan (embarkasi) dengan total 41.223 penumpang. Sementara itu, Pelabuhan Makassar mencatatkan total arus penumpang tertinggi (gabungan embarkasi dan debarkasi) mencapai 38.826 orang, disusul oleh Ternate sebanyak 34.843 orang dan Ambon 30.585 orang.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesan, mengungkapkan bahwa puncak arus penumpang sejauh ini terjadi pada 13 Maret 2026 atau H-8 Lebaran.
”Berdasarkan pemantauan harian kami, puncak arus mudik gelombang pertama terjadi pada H-8 dengan total pergerakan mencapai 46.902 penumpang dalam satu hari. Kami terus memastikan seluruh fasilitas pelabuhan dan pelayanan di terminal penumpang berjalan optimal untuk mengantisipasi lonjakan hingga hari H,” ujar Yusida M. Palesan, Selasa (17/3).
Selain arus penumpang, aktivitas kunjungan kapal juga mengalami peningkatan. Hingga periode H-5, tercatat sebanyak 461 unit kapal telah beroperasi di wilayah Regional 4. Pelabuhan Ternate tercatat sebagai cabang dengan arus kapal terbanyak yakni 74 unit, diikuti oleh Manado dengan 52 unit dan Ambon 44 unit.
Secara harian, arus kapal tertinggi terjadi pada H-8 dengan 54 kunjungan kapal, sejalan dengan puncak arus penumpang di hari yang sama. Pihak Pelindo Regional 4 menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan keamanan di setiap gerbang maritim wilayah timur Indonesia selama masa angkutan Lebaran 2026 ini.
Laporan ini mencakup data dari 20 cabang pelabuhan di bawah naungan Pelindo Regional 4, mulai dari Makassar hingga wilayah Papua seperti Jayapura dan Merauke.
