SMARTMAKASSAR. COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat menangani kerusakan parah di ruas Jalan Poros Pamanjengan, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Penanganan sementara kini dilakukan guna memastikan akses masyarakat tetap dapat dilalui, terutama di jalur strategis yang menghubungkan Makassar dengan wilayah Moncongloe.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan langkah darurat ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kemacetan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
“Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan permanen jalan tersebut telah masuk dalam Paket 6 Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel yang saat ini tengah dalam proses lelang.
Proyek tersebut mencakup pembangunan talud serta pengaspalan jalan secara menyeluruh. Namun demikian, pelaksanaannya tetap harus mengikuti tahapan administrasi pemerintahan yang berlaku.
“Masyarakat diharapkan bersabar karena seluruh proses harus melalui tahapan, mulai dari penganggaran, lelang awal tahun, hingga pelaksanaan pekerjaan setelah ada pemenang,” jelasnya.
Kondisi infrastruktur di wilayah Moncongloe sendiri diketahui cukup memprihatinkan. Sejumlah titik mengalami kerusakan berat, terutama di sekitar area SPBU yang kerap tergenang air akibat minimnya sistem drainase, termasuk drainase utama.
Adapun rencana penanganan tahun ini akan mencakup ruas jalan sepanjang kurang lebih 18 kilometer, mulai dari kawasan BTP Makassar hingga Benteng Gajah. Fokus pekerjaan tidak hanya pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga pembangunan sistem drainase guna mencegah genangan air di masa mendatang.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap langkah ini dapat memperlancar arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.
