SMARTMAKASSAR.COM — Pemerintah Kecamatan Tallo kembali menggencarkan penataan kawasan dengan menertibkan sejumlah lapak pedagang yang berdiri di atas saluran drainase dan fasilitas umum di wilayah Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kamis kemarin.
Kegiatan ini melibatkan tim gabungan yang menyasar tiga titik berbeda. Secara keseluruhan, terdapat delapan lapak yang ditindak, termasuk beberapa bangunan yang telah berdiri hingga puluhan tahun.
Camat Tallo, Andi Husni, menjelaskan bahwa di Jalan Teuku Umar terdapat dua lapak yang telah berdiri lebih dari 20 tahun. Kedua lapak tersebut dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya setelah sebelumnya menerima peringatan resmi dari pemerintah setempat.
“Pemilik lapak telah melalui tahapan peringatan, sehingga mereka dengan kesadaran sendiri melakukan pembongkaran,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan, penertiban yang dilakukan tidak bersifat tiba-tiba ataupun represif. Seluruh proses dilaksanakan secara bertahap, mulai dari imbauan lisan hingga pemberian surat peringatan tertulis dari SP1 hingga SP3.
Pendekatan persuasif ini, kata dia, memberikan ruang bagi para pedagang kaki lima (PKL) untuk memahami aturan sekaligus beradaptasi sebelum dilakukan penertiban atau relokasi.
Penertiban kemudian dilanjutkan di Jalan Gatot Subroto, di mana tiga lapak lainnya juga telah lebih dulu dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Tim Satpol PP Kecamatan Tallo bersama petugas kebersihan selanjutnya membersihkan sisa material di lokasi tersebut.
Sementara itu, di Jalan A.R. Hakim, penataan dilakukan melalui skema relokasi terhadap tiga unit usaha. Langkah ini diambil guna menciptakan kawasan yang lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.
Andi Husni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas publik seperti trotoar dan drainase.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan para pelaku usaha,” tegasnya.
Dengan penataan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tallo berharap kawasan Ujung Pandang Baru menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman, baik bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.
Sementara itu, Lurah Ujung Pandang Baru, Muhammad Mahfudz Akramy Amiruddin, mengapresiasi para pemilik lapak yang telah menunjukkan itikad baik dengan melakukan pembongkaran secara mandiri.
Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kesadaran masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penataan kawasan dan pengembalian fungsi fasilitas umum.
“Kami sangat mengapresiasi warga yang secara sukarela membongkar lapaknya. Ini menunjukkan kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman. Pendekatan persuasif yang diterapkan juga dinilai efektif dalam mencegah konflik selama proses penertiban.
Ke depan, pemerintah kelurahan bersama Kecamatan Tallo akan terus melakukan pengawasan dan penataan secara berkelanjutan guna memastikan kawasan tetap tertib, bersih, serta aman bagi masyarakat.
“Penataan ini bukan hanya soal penertiban, tetapi bagaimana kita bersama menjaga lingkungan agar tetap layak dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.
