Skip to content
Radio Smart Makassar

Radio Smart Makassar

Bisnis dan Inspirasi

  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS UPDATE
  • BUSINESS TODAY
  • HEALTHY
  • SPORT
  • TALSKHOW
  • STREAMING
  • Toggle search form
  • Sulsel Bikin Gebrakan, ASN dan Kades Ikut Pelatihan Militer DAERAH
  • Progres Jalan MYP di Pinrang Tembus 57 Persen, Gubernur Andi Sudirman Turun Langsung Tinjau Lokasi DAERAH
  • Ribuan Kepala Desa Hadiri Silaturahmi Pemprov Sulsel di Rujab Gubernur DAERAH
  • Aliyah Mustika Ilham Soroti Peran Ibu di Era Digital pada Makkunrai–Kartini Expo 2026 DAERAH
  • Ramai Kabar BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok Aman di Sulawesi MAKASSAR
  • Sekda Sulsel Buka Trend Hijab Ramadan 2026 di Makassar, Dorong Ekonomi Kreatif NEWS UPDATE
  • Dari Barrang Lompo, Munafri Arifuddin Janji Listrik 24 Jam dan Transportasi Laut Gratis DAERAH
  • Makassar, Gowa, dan Maros Sepakati PSEL, Target Olah 1.000 Ton Sampah per Hari DAERAH

Trotoar dan Drainase Dikembalikan, Pemkot Makassar Tertibkan Lapak PKL

Posted on April 23, 2026 By Detars No Comments on Trotoar dan Drainase Dikembalikan, Pemkot Makassar Tertibkan Lapak PKL

SMARTMAKASSAR.COM — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menata ruang kota kembali dibuktikan melalui penertiban bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos), seperti trotoar dan saluran drainase yang kerap disalahgunakan.

Langkah tegas tersebut terlihat dalam penataan kawasan di Kecamatan Bontoala. Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang telah berdiri sekitar 30 tahun di sekitar SMK Negeri 4 Makassar, Jalan Tinumbu—dikenal dengan deretan lapak bercat kuning—akhirnya ditertibkan.

Penertiban berlangsung tertib dan humanis. Proses diawali dengan pembongkaran mandiri oleh para pedagang, sebelum dilanjutkan perapian oleh tim gabungan Pemerintah Kota Makassar bersama Satpol PP Provinsi, Kamis (23/4/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, memimpin langsung proses tersebut. Ia menegaskan bahwa penertiban dilakukan melalui tahapan panjang, tidak secara mendadak.

“Proses ini sudah melalui edukasi, sosialisasi humanis, hingga teguran lisan dan tertulis sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan intensif juga telah dilakukan oleh pemerintah kecamatan dan kelurahan selama beberapa bulan terakhir.

Sebanyak 60 lapak PKL yang ditertibkan menjadi bukti bahwa aturan berlaku tanpa pengecualian. Menariknya, proses ini berjalan tanpa gejolak. Para pedagang bersikap kooperatif dan menunjukkan kesadaran untuk mengembalikan fungsi ruang publik.

Kini, trotoar kembali digunakan pejalan kaki dan drainase berfungsi optimal. Wajah kota pun mulai tertata lebih rapi dan bersih.

Langkah ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa lapak bercat kuning kebal terhadap penertiban.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah memahami dan berinisiatif membongkar sendiri,” kata Irwan.

Menurutnya, kawasan tersebut menjadi perhatian khusus karena berada di wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yakni SMK Negeri 4 Makassar.

Penataan ini juga mendapat perhatian dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam pelaksanaannya, penertiban melibatkan berbagai unsur lintas sektor, seperti Satpol PP Kota Makassar, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, serta Kesbangpol.

Selain itu, enam kecamatan turut terlibat, yakni Bontoala, Mamajang, Tamalate, Makassar, Ujung Tanah, dan Wajo, dengan mengerahkan armada kebersihan.

Sebanyak 30 truk diturunkan untuk mengangkut sisa pembongkaran, yang langsung dibersihkan pada hari yang sama. Saluran drainase yang sebelumnya tertutup juga dibuka kembali agar berfungsi optimal.

Irwan menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci keberhasilan penertiban. Mayoritas pedagang membongkar lapaknya secara sukarela tanpa paksaan.

Selain itu, tim gabungan juga menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di lokasi, yang selanjutnya ditangani oleh Dinas Sosial.

Pemerintah Kota Makassar memastikan penertiban serupa akan terus dilakukan di berbagai titik lainnya sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertib dan nyaman.

“Kami berharap wilayah lain dapat mengikuti. Penataan ini untuk kepentingan bersama dan akan terus berlanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Bontoala Pataullah menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan saat ini lebih difokuskan pada pembersihan sisa bongkaran, bukan penertiban paksa.

“Hari ini adalah proses lanjutan untuk merapikan sisa-sisa pembongkaran yang telah dilakukan mandiri oleh pedagang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kesadaran pedagang menjadi indikator keberhasilan pendekatan persuasif pemerintah.

“Pembongkaran sudah dilakukan sejak pekan lalu. Ini menunjukkan kesadaran kolektif masyarakat dalam mendukung penataan kota,” tambahnya.

Data di lapangan menunjukkan lebih dari 60 lapak sebelumnya berdiri di atas trotoar dan saluran drainase di sekitar SMK Negeri 4 Makassar.

Dalam proses pembersihan, Pemkot Makassar melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur TNI dan Polri. Keterlibatan Satpol PP Provinsi juga menjadi bagian dari sinergi lintas pemerintahan.

Pataullah menilai keberhasilan ini tidak lepas dari sosialisasi intensif yang dilakukan kepada para pedagang.

“Tanpa sosialisasi yang maksimal, pembongkaran mandiri tidak akan terjadi seperti ini,” jelasnya.

Ke depan, penataan akan terus dilanjutkan di titik-titik lain yang masih ditemukan pelanggaran serupa.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan kebijakan berbasis pemberdayaan bagi PKL terdampak.

Salah satunya melalui akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR), guna membantu pedagang mengembangkan usaha di lokasi yang sesuai aturan.

“Dengan tambahan modal, PKL diharapkan bisa meningkatkan kualitas usaha tanpa kembali menggunakan ruang publik yang dilarang,” ujarnya.

Pemkot Makassar juga akan memfasilitasi akses langsung ke perbankan bagi pedagang yang bersedia relokasi ke tempat yang diperbolehkan.

“Semua pedagang yang tertib dan berjualan di lokasi yang sah akan kami bantu mendapatkan akses KUR,” tutup Munafri.

DAERAH, MAKASSAR, NEWS UPDATE

Post navigation

Previous Post: Pertamina Siapkan 630 KL Avtur untuk Haji 2026, Refueling Perdana Dimulai di Hasanuddin
Next Post: Makassar Serius Benahi Sampah, Appi Teken Komitmen Bersama 24 Daerah

Related Posts

  • Lagi! Kejati Sulsel Tahan Eks Kabid Hortikultura Terkait Korupsi Bibit Nanas NEWS UPDATE
  • Makassar Bidik Juara Umum, 31 Finalis Melaju ke Puncak MTQ Sulsel 2026 DAERAH
  • Diduga Salahi Aturan, Penyaluran Solar Subsidi di Sinjai Utara Dihentikan DAERAH
  • Munafri Tegaskan 2027 Jadi Tahun Akselerasi Pembangunan Makassar MAKASSAR
  • Wali Kota Makassar Tegaskan Toleransi Jadi Kekuatan Pembangunan di Perayaan Dharma Santi Nyepi 1948 Saka DAERAH
  • Pemkot Makassar dan Taspen Serahkan Santunan Kematian ASN kepada Ahli Waris Andi Muhammad Yasir NEWS UPDATE

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Produktivitas Padi Meningkat, Pinrang Perkuat Peran sebagai Lumbung Pangan DAERAH
  • Gubernur Sulsel dan Ketua Komisi II DPR RI Bahas Aspirasi DOB Luwu Raya NEWS UPDATE
  • Open House Idulfitri Wali Kota Makassar Digelar Sederhana, Hanya Dua Jam DAERAH
  • Aksi Cepat BPBD dan Pemkot Makassar Tangani Sampah Kanal DAERAH
  • Pemkot Makassar Dorong Akselerasi Realisasi Anggaran di Triwulan II 2026 DAERAH
  • Pertamina Sulawesi Siapkan 6 Bus untuk Program Mudik Gratis 2026 MAKASSAR
  • Makassar Bidik Juara Umum, 31 Finalis Melaju ke Puncak MTQ Sulsel 2026 DAERAH
  • Pemkot Makassar dan Kalla Land & Property Percepat Proyek Jalan Riverside DAERAH
www.smartmakassar.com
www.smartpekanbaru.com
www.smartmedan.com

Copyright © 2026 Radio Smart Makassar.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by