Skip to content
Radio Smart Makassar

Radio Smart Makassar

Bisnis dan Inspirasi

  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS UPDATE
  • BUSINESS TODAY
  • HEALTHY
  • SPORT
  • TALSKHOW
  • STREAMING
  • Toggle search form
  • Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Festive Raya Fashion Show 2026 di TSM Makassar DAERAH
  • Sekda Sulsel Buka Trend Hijab Ramadan 2026 di Makassar, Dorong Ekonomi Kreatif NEWS UPDATE
  • Kredit Tumbuh 9,96 Persen, OJK Pastikan Sistem Keuangan Nasional Tetap Solid NASIONAL
  • Appi Pantau Latihan PSM, Dorong Semangat Juang Juku Eja DAERAH
  • Makassar Perkuat Pendidikan Inklusi, Melinda Aksa Buka Pelatihan Guru Pendamping Khusus DAERAH
  • Pemkot Makassar Percepat Reformasi Layanan Kesehatan, Seleksi Kepala Puskesmas Masuki Tahap Akhir DAERAH
  • Pertamina Sulawesi Siapkan 6 Bus untuk Program Mudik Gratis 2026 MAKASSAR
  • Wawali Makassar Hadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Sulsel, Dukung Stabilitas Harga Bahan Pokok NEWS UPDATE

Tak Ada Pemangkasan, Pemkot Makassar Pastikan PPPK Tetap Aman

Posted on April 3, 2026 By Detars No Comments on Tak Ada Pemangkasan, Pemkot Makassar Pastikan PPPK Tetap Aman

SMARTMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tengah tekanan kebijakan fiskal dan pembatasan belanja pegawai.

Di saat banyak daerah menghadapi dilema akibat pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, Pemkot Makassar justru mengambil langkah berbeda dengan memastikan tidak ada pemangkasan tenaga PPPK.

“Apapun kebijakan, tidak ada yang dirumahkan dan tidak ada pemangkasan. Bagi kami, PPPK adalah pahlawan pelayanan publik yang harus kita pertahankan,” tegas Munafri, Kamis (2/4/2026).

Sikap ini diambil di tengah kondisi fiskal yang semakin ketat, termasuk dampak pengurangan dana transfer pusat atau Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai sekitar Rp500 miliar. Meski demikian, Pemkot Makassar memilih mencari solusi melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan dengan mengurangi tenaga kerja.

Munafri yang akrab disapa Appi menjelaskan, strategi utama yang ditempuh adalah mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah, membuka ruang ekonomi baru, serta menekan potensi kebocoran penerimaan.

“Tidak hanya mengandalkan dana transfer pusat, kami juga mencari dan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah agar tetap mampu menggaji PPPK,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, ribuan PPPK di Makassar tetap dapat bekerja dengan tenang dan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kebijakan ini dinilai tidak hanya rasional secara fiskal, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

Selain itu, Pemkot Makassar juga menargetkan PAD tahun 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun. Target ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan keberlanjutan belanja pegawai.

Dukungan terhadap kebijakan ini turut datang dari kalangan akademisi. Pengamat politik Universitas Hasanuddin, Adi Suryadi Culla, menilai langkah Pemkot Makassar sebagai kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

“Di tengah banyak daerah yang mempertimbangkan pengurangan pegawai, Makassar justru hadir dengan kebijakan yang melindungi tenaga PPPK. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Menurut Adi, pendekatan yang diambil menunjukkan bahwa efisiensi anggaran tidak selalu harus berujung pada pengurangan tenaga kerja. Sebaliknya, inovasi dalam pengelolaan fiskal dapat menjadi solusi yang lebih berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan PPPK sangat penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik, sehingga kebijakan mempertahankan tenaga kerja dinilai sebagai langkah strategis.

Diketahui, sepanjang 2025, Pemkot Makassar telah mengangkat sebanyak 8.854 tenaga honorer menjadi PPPK. Kebijakan ini memperkuat komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai sekaligus menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan strategi yang terukur dan berorientasi pada kesejahteraan, Pemkot Makassar optimistis mampu menjaga stabilitas keuangan daerah tanpa harus mengorbankan tenaga kerja.

DAERAH, MAKASSAR, NEWS UPDATE

Post navigation

Previous Post: Pemkot Makassar Gandeng Telkomsel Percepat Digitalisasi Sekolah
Next Post: MYP Infrastruktur Jalan Sulsel Berjalan, Sejumlah Ruas Tunjukkan Progres Positif

Related Posts

  • Sulsel Bikin Gebrakan, ASN dan Kades Ikut Pelatihan Militer DAERAH
  • Makassar Bidik Juara Umum, 31 Finalis Melaju ke Puncak MTQ Sulsel 2026 DAERAH
  • Wali Kota Makassar Hadiri Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama di PN Makassar NEWS UPDATE
  • Wali Kota Makassar Tekankan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK pada Entry Meeting LKPD 2025 DAERAH
  • Lonjakan Konsumsi BBM di Jeneponto Picu Kenaikan Harga Eceran, Ini Respons Pertamina DAERAH
  • Munafri Arifuddin Tegas: Jangan Bebani Orang Tua dengan Acara Perpisahan DAERAH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Rakerda Pokja Bunda PAUD Makassar 2026 Bahas Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini DAERAH
  • Kemensos Gandeng Pemda se-Sulsel, Data Bansos dan Sekolah Rakyat Jadi Sorotan DAERAH
  • Wali Kota Makassar Tegur Lurah Absen Rakor, Munafri Arifuddin: Disiplin Adalah Kunci Pelayanan DAERAH
  • Wajo Dapat Kucuran Ratusan Miliar! Gubernur Sulsel Gaspol Bangun Jalan & Irigasi DAERAH
  • Hari Libur Tetap Produktif, Pemkot Makassar Bahas Solusi Sampah Jangka Panjang DAERAH
  • CSR Perusahaan Didorong Masuk Wilayah Kepulauan, Ini Fokus Pemkot Makassar DAERAH
  • PSBM XXVI 2026 Jadi Magnet Ekonomi, Makassar Tegaskan Peran sebagai Hub Indonesia Timur DAERAH
  • Wali Kota Makassar Tekankan Sinergi Lintas Sektor Jelang Arus Mudik Idulfitri 2026 NEWS UPDATE
www.smartmakassar.com
www.smartpekanbaru.com
www.smartmedan.com

Copyright © 2026 Radio Smart Makassar.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by