SMARTMAKASSAR.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pengerjaan proyek infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP) di sejumlah wilayah strategis.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa proyek ini menjadi prioritas utama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pekerjaan terus kami dorong agar berjalan sesuai target. Infrastruktur jalan ini sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Untuk Paket 1 dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar yang mencakup 14 ruas jalan, progres pekerjaan menunjukkan perkembangan bertahap di sejumlah titik. Di antaranya, ruas Gowa–Tondong (Sinjai) mencapai 2,22 persen, Tanete–Tanaberu 2,15 persen, Burung-Burung–Bili-Bili 41,51 persen, Jalan HM Yasin Limpo 11,78 persen, serta ruas Hertasning yang telah mencapai 63,76 persen.
Proyek MYP ini mencakup peningkatan jalan strategis, termasuk akses menuju kawasan wisata Malino melalui jalur Hertasning Baru serta konektivitas menuju Sinjai melalui Tondong. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Andi Sudirman menegaskan, pemerintah provinsi akan terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan proyek dapat diselesaikan tepat waktu.
“Pengawasan akan terus kami lakukan agar kualitas tetap terjaga dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.
