Skip to content
Radio Smart Makassar

Radio Smart Makassar

Bisnis dan Inspirasi

  • STREAMING
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS UPDATE
  • BUSINESS TODAY
  • HEALTHY
  • SPORT
  • TALSKHOW
  • Toggle search form
  • Penertiban Jukir Liar dan Anjal-Gepeng, Anjungan Pantai Losari Kini Lebih Nyaman DAERAH
  • Edukasi Keselamatan Kebakaran Masih Minim, Pertamina Latih Warga Makassar Gunakan APAR MAKASSAR
  • Kolaborasi PT Vale dan Petani Kolaka Tingkatkan Produktivitas Padi hingga 6,9 Ton DAERAH
  • Tiga Lapak PKL di Tallo Dibongkar, Berdiri di Atas Drainase DAERAH
  • Pengelolaan Sampah 5 Kategori di Sekolah Sidrap Tuai Apresiasi Wagub Sulsel DAERAH
  • Wawali Makassar Dorong Sertifikasi Halal untuk UMK, Perkuat Daya Saing Daerah DAERAH
  • 84 Persen Warga Setuju, PSEL Jadi Solusi Sampah Kota Makassar DAERAH
  • Pertamina Pastikan Stok LPG Sulawesi Aman 6 Hari, Distribusi Diperketat MAKASSAR

May Day Fest 2026: Wadah Dialog Buruh dan Pemerintah di Makassar

Posted on May 1, 2026 By Detars No Comments on May Day Fest 2026: Wadah Dialog Buruh dan Pemerintah di Makassar

SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR — Semangat kolaborasi dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 di Kota Makassar.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini tidak diwarnai aksi demonstrasi besar. Pemerintah Kota Makassar bersama berbagai elemen masyarakat justru menginisiasi perayaan yang inklusif dan partisipatif melalui kegiatan bertajuk “May Day Fest 2026” yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan akan diawali dengan jalan sehat pada pukul 06.00 WITA yang diikuti oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, jajaran SKPD, serta komunitas buruh dan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Rakyat.

Koordinator Koalisi Gerakan Rakyat, Akhmad Rianto, menjelaskan bahwa konsep peringatan tahun ini sengaja dirancang lebih terbuka dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

Koalisi tersebut terdiri dari beragam elemen, mulai dari serikat buruh, masyarakat miskin kota, pedagang kaki lima, petani, pedagang pasar tradisional, hingga mahasiswa.

“Peringatan May Day kali ini kami buat berbeda. Tidak hanya aksi, tapi ada empat kegiatan utama yang kami siapkan,” ujar Akhmad, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan jalan santai pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan rapat akbar buruh atau fair gathering pada pukul 08.00 hingga 08.30 WITA.

Dalam forum tersebut, para pimpinan daerah dan pemangku kepentingan diundang untuk menyampaikan pandangan terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi buruh saat ini.

“Kami ingin para pimpinan daerah bisa menyampaikan langsung bagaimana sikap mereka terhadap nasib buruh hari ini,” katanya.

Selain itu, panitia juga menyiapkan bazar UMKM yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima dan pelaku usaha kecil agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi selama peringatan berlangsung.

Acara akan ditutup dengan panggung rakyat yang menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya, sebagai upaya menghadirkan suasana yang lebih humanis dan kreatif tanpa menghilangkan pesan perjuangan.

Akhmad memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 10 ribu orang dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat.

Ia juga menyebutkan, sedikitnya empat konfederasi besar buruh akan bergabung, di antaranya Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Serikat Gabungan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI/KSBC), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), serta sejumlah federasi lainnya.

Tak hanya itu, organisasi lintas sektor seperti Serikat Petani Indonesia, pekerja perkebunan, mahasiswa, hingga pedagang pasar tradisional juga dipastikan ambil bagian. Secara keseluruhan, sekitar 43 organisasi akan terlibat dalam kegiatan ini.

Dalam momentum tersebut, Koalisi Gerakan Rakyat turut mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari dorongan pengesahan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan, penolakan upah murah dan sistem outsourcing, hingga tuntutan reforma agraria sejati.

Mereka juga menyoroti persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK), pentingnya industrialisasi dan hilirisasi, serta peran pemerintah dalam menjaga stabilitas global yang berdampak pada kondisi buruh.

“Kami ingin agar isu-isu buruh ini benar-benar mendapat perhatian serius, termasuk penegakan hukum ketenagakerjaan yang selama ini dinilai masih lemah,” tegasnya.

Akhmad menambahkan, peringatan May Day tahun ini diharapkan menjadi model baru yang lebih elegan dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu ruang dialog.

“Kami ingin May Day dirayakan dengan gembira dan menjadi wadah bersama bagi semua pihak. Ini bukan hanya urusan buruh, tapi persoalan bersama,” ujarnya.

Ia berharap momentum ini dapat memperkuat hubungan antara buruh, pemerintah, dan pengusaha dalam merumuskan kebijakan yang lebih adil.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional 2026 harus menjadi momentum kebahagiaan sekaligus peningkatan kesejahteraan pekerja.

Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar mendukung penuh konsep perayaan May Day Fest yang dikemas lebih meriah dan inklusif di Lapangan Karebosi.

“May Day tahun ini menjadi perhatian ekstra bagi kita semua. Berbagai cara kita lakukan agar perayaan ini berlangsung meriah,” ujarnya.

Munafri memastikan pemerintah kota akan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung demi kenyamanan peserta, serta telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjamin keamanan dan ketertiban acara.

“Kita ingin kegiatan ini berjalan dengan baik, aman, dan penuh suasana kegembiraan. Ini adalah ruang bersama antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” tutupnya.

DAERAH, MAKASSAR, NEWS UPDATE

Post navigation

Previous Post: Lahan Sempit Jadi Produktif, Program Urban Farming Makassar Tunjukkan Hasil Nyata
Next Post: May Day 2026 Makassar: Dari Jalan Sehat hingga Panggung Rakyat

Related Posts

  • Pemprov Sulsel Teken Kerja Sama Proyek PSEL Rp3 Triliun, Solusi Sampah Regional Mamminasata DAERAH
  • Dari Plastik hingga Organik, TPS3R Bulurokeng Jadi Contoh Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu DAERAH
  • Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Forum Nasional ASWAKADA 2026 di Jakarta DAERAH
  • Gebrakan Efisiensi Anggaran, Pemkot Makassar Pangkas Perjalanan Dinas hingga Rp60 Miliar di 2026 DAERAH
  • Wawali Makassar Dukung Pushbike Championship Nasional, Dorong Promosi Kota dan Pembinaan Anak DAERAH
  • Wali Kota Makassar Tekankan Peran Rumah Ibadah dalam Dorong Ekonomi di Perayaan Paskah DAERAH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Lewat Program MYP, Sejumlah Ruas Sudah Tahap Pengaspalan NEWS UPDATE
  • CFD Boulevard Makassar Jadi Motor Ekonomi UMKM, Ribuan Pengunjung Padati Setiap Pekan DAERAH
  • Munafri Rutin Safari Subuh Ramadan, Perkuat Komunikasi Pemkot dan Masyarakat NEWS UPDATE
  • Wali Kota Makassar Tegaskan Takbiran Diperbolehkan, Konvoi dan Petasan Dilarang DAERAH
  • MYP Infrastruktur Jalan Sulsel Berjalan, Sejumlah Ruas Tunjukkan Progres Positif DAERAH
  • Kasus Korupsi Bibit Nanas Sulsel: Mantan Pj Gubernur dan 4 Tersangka Resmi Ditahan NEWS UPDATE
  • Wawali Makassar Dukung Pushbike Championship Nasional, Dorong Promosi Kota dan Pembinaan Anak DAERAH
  • Wali Kota Munafri Arifuddin Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Dorong Kolaborasi Pembangunan DAERAH
www.smartmakassar.com
www.smartpekanbaru.com
www.smartmedan.com

Copyright © 2026 Radio Smart Makassar.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by