SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Pertamina menyebut ketahanan stok LPG saat ini berada pada level aman hingga enam hari ke depan. Pengiriman tambahan terus dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai titik distribusi guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Proses suplai dari terminal hingga agen dan pangkalan resmi dipastikan berjalan sesuai rencana operasional. Penguatan distribusi dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi di seluruh wilayah.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa kondisi stok dalam keadaan terkendali.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Stok dalam kondisi aman, dan pengiriman tambahan terus bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi sehingga harga dan ketersediaannya tetap terkendali,” ujar Lilik.
Pertamina menegaskan distribusi LPG 3 kg tetap mengacu pada ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di masing-masing daerah dan diterapkan di seluruh agen serta pangkalan resmi. Pengecer disebut bukan bagian dari rantai distribusi resmi.
Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg di agen dan pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan serta memastikan distribusi subsidi tepat sasaran.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan subsidi energi, Pertamina juga mendorong masyarakat mampu untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar alokasi LPG 3 kg tetap difokuskan bagi warga yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan akan terus memantau perkembangan konsumsi dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pasokan energi di seluruh wilayah Sulawesi.
