SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Penguatan sinergi antara dunia akademik dan militer kembali mengemuka di tengah isu ketahanan nasional. Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama sejumlah perguruan tinggi di Makassar dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas dan kedaulatan negara melalui kontribusi keilmuan dan pengembangan sumber daya manusia.
Hal ini ditandai dengan pengukuhan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, bersama tujuh rektor lainnya sebagai Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, di Makodam, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (28/4).
Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya antara perguruan tinggi dan institusi pertahanan, di tengah dinamika tantangan nasional yang semakin kompleks.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan, riset, dan inovasi.
Ia berharap, sinergi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghasilkan kontribusi nyata.
“Saya berharap rekan-rekan tidak hanya memahami dunia militer, tetapi juga mampu memperkuat peran di sektor akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menyebut pengukuhan tersebut sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi institusi pendidikan tinggi dalam mendukung ketahanan negara.
“Ini bukan sekadar simbol, tetapi komitmen untuk terus berkontribusi nyata dalam menjaga keutuhan NKRI,” katanya.
Pengukuhan ini sekaligus menegaskan posisi Unhas sebagai salah satu kampus yang aktif membangun kolaborasi strategis, tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam merespons isu-isu kebangsaan, termasuk penguatan ketahanan nasional melalui pendekatan akademik.
