SMARTMAKASSAR.COM — Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan terus digencarkan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar melalui kegiatan “Jumat Bersih” yang kali ini digelar di Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, dan turut dihadiri Camat Ujung Tanah Andi Unru, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Tanah Andi Hany Unru, serta jajaran pengurus Dekranasda dan TP PKK Kota Makassar.
Dalam pelaksanaannya, rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik dengan berjalan kaki menyusuri kawasan permukiman warga. Selain melihat kondisi kebersihan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Di sela kegiatan, Melinda menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di perkotaan. Ia mendorong setiap Rukun Warga (RW) memiliki bank sampah sebagai langkah konkret.
“Ke depan, saya harapkan di setiap RW sudah ada bank sampah masing-masing. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bagaimana sampah bisa dikelola dengan baik dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan yang ditinjau juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi pengolahan sampah terpadu. Dengan sistem pengelolaan yang tepat, wilayah tersebut dinilai bisa menjadi contoh bagi kawasan lain dalam menerapkan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Melinda juga memberikan apresiasi terhadap kondisi lingkungan yang secara umum sudah terlihat bersih dan tertata. Meski demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kebersihan di setiap wilayah.
“Kawasan ini sudah cukup bersih dan tertata. Ini tentu harus terus dipertahankan. Namun masih ada beberapa titik yang perlu perhatian karena ditemukan sampah yang tidak dibuang pada tempatnya,” jelasnya.
Tak hanya melakukan pemantauan, Melinda juga menyempatkan diri menyapa warga dan mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah sebagai langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Kegiatan Jumat Bersih ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Makassar.
