SMARTMAKASSAR.COM,MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Kesehatan RI dan PDAM Kota Makassar membahas solusi pemenuhan air bersih bagi operasional Rumah Sakit Mata Makassar dalam rapat koordinasi yang digelar, Rabu (29/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan berlangsung di ruang rapat Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Jalan Ratulangi.
Pertemuan ini menyoroti pentingnya ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan utama dalam menunjang layanan kesehatan di rumah sakit yang berlokasi di kawasan Tallasa City tersebut.
Dalam pemaparannya, pihak Kementerian Kesehatan melalui manajemen RS Mata Makassar menyebutkan kebutuhan air bersih rumah sakit mencapai 20 hingga 30 meter kubik per hari, atau sekitar 20.000–30.000 liter, termasuk cadangan operasional untuk mengantisipasi gangguan pasokan.
Air tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan vital, mulai dari pelayanan pasien di ruang rawat inap dan sanitasi, hingga layanan medis seperti ruang operasi, instalasi gawat darurat, serta penunjang seperti laundry, dapur, dan sterilisasi alat kesehatan.
Namun sejak Januari 2026, rumah sakit tidak lagi dapat mengandalkan sumber air dari sumur dalam akibat kerusakan pompa yang dipicu tingginya kandungan kapur. Kondisi ini memaksa pihak rumah sakit menggunakan suplai air dari pihak ketiga dengan biaya mencapai sekitar Rp1,9 juta per hari untuk kebutuhan sekitar 30.000 liter.
Di sisi lain, jaringan layanan PDAM Kota Makassar belum menjangkau kawasan Tallasa City secara optimal. Terdapat dua potensi sumber air dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan dan kawasan permukiman di belakang rumah sakit, namun uji tekanan air belum dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran.
Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa keberadaan RS Mata Makassar merupakan hasil perjuangan panjang berbagai pihak, sehingga keberlangsungan operasionalnya perlu didukung bersama.
“Rumah sakit ini lahir dari proses panjang dan aspirasi banyak pihak. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab moral kita untuk memastikan seluruh kebutuhan dasarnya, termasuk air bersih, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara Pemerintah Kota Makassar, Kementerian Kesehatan, dan PDAM Kota Makassar dalam menghadirkan solusi berkelanjutan guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Rapat tersebut juga dihadiri jajaran manajemen PDAM Kota Makassar, termasuk Direktur Keuangan Andi Syahrum Makkuradde, Dewan Pengawas Wirda Fauzah Madjid, serta pejabat struktural lainnya. Dari pihak RS Mata Makassar, hadir Direktur Utama dr. dr. A. Tenrisanna Devi Indira bersama jajaran manajemen.
