SMARTMAKASSAR.COM — Upaya memperkuat sinergi program sosial terus dilakukan Pemerintah Kota Makassar melalui pertemuan dengan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI.
Audiensi tersebut diterima langsung Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kamis (16/4/2026).
Pertemuan ini dipimpin Kepala Sentra “Wirajaya” Makassar, Syamsuddin, yang hadir bersama jajaran, di antaranya Muh. Yusran (KTU), Wahidin (Pekerja Sosial Ahli Madya), Asrul Sani (Pengolah Data dan Informasi), serta Zulharyana (Instruktur).
Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti, serta perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Kabid Penempatan Tenaga Kerja DR. Jusman dan Fungsional Pengantar Kerja Riska Mahardika.
Dalam audiensi tersebut, pihak Sentra Wirajaya memaparkan berbagai program rehabilitasi sosial yang berfokus pada pelatihan keterampilan bagi kelompok rentan.
Program tersebut mencakup pelatihan di bidang mebel, servis handphone, hingga barista, yang menyasar anak-anak dan remaja guna mendorong kemandirian ekonomi serta peningkatan kualitas hidup.
“Kami berharap adanya kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar maupun mitra terkait, agar peserta yang telah dilatih dapat terus dibina dan difasilitasi hingga benar-benar mandiri dan sukses,” ujar Syamsuddin.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang dijalankan Kementerian Sosial melalui Sentra Wirajaya.
“Ini sangat baik dan patut diapresiasi. Program ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemandirian kelompok rentan,” ungkapnya.
Aliyah juga menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Makassar, termasuk MULIA serta pengembangan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai wadah penguatan kreativitas dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti menyebut sinergi dengan Sentra Wirajaya selama ini telah berjalan baik dan akan terus diperkuat ke depan.
“Selama ini komunikasi dan kolaborasi sudah sering dilakukan. Ke depan, kami akan memperluas kerja sama sebagai bentuk dukungan lanjutan bagi peserta setelah menyelesaikan pelatihan,” jelasnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong pemberdayaan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar.
