MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Lima gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Makassar dinyatakan layak digunakan, namun masih memerlukan sejumlah perbaikan sebelum dapat beroperasi secara penuh.
Penetapan tersebut merupakan hasil verifikasi dan validasi (verval) yang dilakukan tim teknis gabungan terhadap kondisi fisik bangunan serta kelengkapan sarana dan prasarana di masing-masing gerai.
Hasil pemeriksaan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, di Ruang Rapat Sekda, Rabu (28/10/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, bersama sejumlah perangkat daerah terkait, meliputi Dinas Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pertanahan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Proses verifikasi lapangan telah dilaksanakan secara bertahap sejak 25 September 2026. Pemeriksaan mencakup lima lokasi gerai KDKMP, yakni Kelurahan Mangasa, Tamangapa, Balang Baru, Pai, dan Untia.
Sekda Makassar, Andi Zulkifly, selaku Ketua Tim Verifikasi dan Validasi, menjelaskan bahwa secara umum kondisi fisik bangunan di kelima lokasi tersebut telah memenuhi ketentuan teknis yang ditetapkan Kementerian Koperasi.
Namun, hasil pemeriksaan faktual menemukan sejumlah perlengkapan dan peralatan operasional yang belum tersedia atau belum didistribusikan ke lokasi gerai.
“Secara teknis, kondisi fisik bangunan di lima lokasi sudah memenuhi ketentuan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan faktual di lapangan, masih terdapat sejumlah perlengkapan dan peralatan operasional yang belum tersedia atau belum didistribusikan ke lokasi,” ujar Andi Zulkifly.
Andi menjelaskan, kekurangan yang ditemukan di antaranya komponen peralatan mesin kasir, termasuk pemindai sidik jari (fingerprint), serta kendaraan operasional yang belum seluruhnya diterima di lokasi gerai.
Berdasarkan hasil verifikasi, kendaraan operasional telah diterima di tiga gerai. Sementara itu, kendaraan untuk dua gerai lainnya masih berada di area parkir GTC dan belum didistribusikan ke masing-masing lokasi.
Tim teknis juga memastikan setiap hasil pemeriksaan dicatat berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Apabila masih terdapat perlengkapan yang belum tersedia, kekurangan tersebut tetap dimasukkan dalam berita acara, meskipun komponen lainnya telah terpenuhi.
Mengacu pada pedoman teknis verifikasi dan validasi yang merujuk pada Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2026, terdapat tiga kategori penilaian kelayakan gerai KDKMP.
Ketiga kategori tersebut meliputi layak digunakan dan siap beroperasi, layak digunakan dengan catatan perbaikan, serta belum layak digunakan.
Setelah melakukan pembahasan bersama tim teknis, Pemkot Makassar menyepakati bahwa kelima gerai yang diperiksa masuk dalam kategori kedua, yakni layak digunakan dengan catatan perbaikan.
“Kelima gerai KDKMP di Makassar kami tetapkan berstatus layak digunakan dengan catatan perbaikan. Pihak PT Agrinas sebagai pelaksana pembangunan perlu melengkapi seluruh sarana dan peralatan yang masih kurang sebelum gerai dinyatakan siap beroperasi,” tegasnya.
Andi menambahkan, hasil verifikasi dan validasi tersebut selanjutnya dituangkan dalam berita acara untuk ditandatangani dan diunggah ke sistem Kementerian Koperasi paling lambat 31 Oktober 2026.
Dalam rapat itu juga disampaikan bahwa secara nasional, sebanyak 97,17 persen koperasi desa dan kelurahan Merah Putih telah menjalani proses verifikasi dan validasi. Meski demikian, masih terdapat daerah yang belum menuntaskan penandatanganan dokumen hasil pemeriksaan.
Melalui proses verifikasi ini, Pemkot Makassar berupaya memastikan kondisi pembangunan gerai KDKMP terdokumentasi secara akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Andi menegaskan, pemenuhan seluruh catatan perbaikan menjadi bagian penting sebelum gerai dinyatakan siap beroperasi secara penuh.
“Nah, saya kira pemenuhan seluruh catatan perbaikan menjadi bagian penting sebelum gerai dinyatakan siap beroperasi secara penuh,” jelasnya.
