MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM – Sebanyak 36 pekerja dan mitra kerja dari lingkungan Pelindo Group mengikuti workshop dan pelatihan tanggap darurat di Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4, Makassar, Kamis (22/10/2026). Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kesiapan personel menghadapi keadaan darurat di lingkungan kerja kepelabuhanan yang dinamis.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama PT Bina Inti Celebes itu dibuka oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Akhirman. Materi berfokus pada penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), mulai dari mengenali potensi bahaya, memahami prosedur penanganan darurat, hingga menentukan tindakan yang tepat untuk meminimalkan risiko.
Akhirman menyebut karakter operasional pelabuhan yang dinamis menuntut kesiapsiagaan seluruh personel. Menurutnya, pencegahan risiko harus menjadi budaya kerja, bukan sebatas pemenuhan standar keselamatan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan, kompetensi, dan kemampuan merespons berbagai potensi keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Akhirman.
Ia menambahkan, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga setiap pekerja dan mitra kerja perlu memahami perannya masing-masing. Dengan begitu, ketika situasi darurat terjadi, seluruh pihak dapat bertindak efektif dan saling mendukung.
Akhirman juga mengaitkan kesiapsiagaan tersebut dengan keandalan layanan. Lingkungan kerja yang aman, katanya, menjadi fondasi operasional pelabuhan yang andal dan produktif.
Kesiapan Personel Jadi Penentu
Komisaris PT Bina Inti Celebes, Sulaiman, menilai kesiapan personel sangat menentukan saat kondisi darurat. Pengetahuan tentang prosedur keselamatan, menurutnya, harus diimbangi keterampilan mengambil tindakan cepat agar dampak terhadap manusia, fasilitas, dan lingkungan dapat ditekan.
“Dalam kondisi darurat, kesiapan personel menjadi faktor yang sangat menentukan,” kata Sulaiman.
Ia berharap materi pelatihan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Keterlibatan berbagai unsur perusahaan dan mitra kerja juga dinilai penting untuk menyamakan langkah menghadapi potensi keadaan darurat.
Peserta dari Berbagai Perusahaan
Peserta pelatihan terdiri atas 25 orang dari Pelindo Regional 4, tiga orang dari PT Pelindo Jasa Maritim, serta masing-masing dua orang dari PT Pelindo Multi Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal, Bank Mandiri, dan tenant kantin di lingkungan Pelindo Regional 4.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami prosedur tanggap darurat, memperjelas peran dan tanggung jawab, serta membangun pola respons yang lebih terkoordinasi ketika menghadapi risiko di tempat kerja.
