MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Tingkatkan keterampilan kader dalam pelayanan sosial keagamaan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) tata cara perawatan jenazah sekaligus menyalurkan bantuan perlengkapan perawatan jenazah kepada kader di seluruh kelurahan. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung 45 Makassar, 12–13 Oktober 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Pokja I TP PKK Kota Makassar tersebut diikuti kader Pokja I dari TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Makassar. Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Kegiatan dibuka Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembekalan bagi kader agar mampu membantu masyarakat dalam melaksanakan penyelenggaraan jenazah secara tepat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kader TP PKK tidak hanya memahami tata cara perawatan jenazah secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mempraktikkannya dengan benar sesuai tuntunan syariat Islam. Pengetahuan ini sangat penting karena penyelenggaraan jenazah merupakan fardu kifayah yang menjadi tanggung jawab umat Islam,” ujar Faridah.
Ia mengatakan, pengetahuan mengenai penyelenggaraan jenazah perlu terus disosialisasikan agar semakin banyak masyarakat memahami tata cara pelaksanaannya. Kader TP PKK diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing.
Materi bimtek meliputi tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai urutan pelaksanaan, ketentuan syariat, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam setiap tahapan penyelenggaraan jenazah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pembelajaran, TP PKK Kota Makassar turut menyerahkan dua paket perlengkapan perawatan jenazah kepada setiap TP PKK kelurahan. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana praktik bagi kader sekaligus media edukasi bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan dua paket perlengkapan jenazah untuk setiap TP PKK kelurahan ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, bukan hanya untuk kader, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin belajar tata cara penyelenggaraan jenazah,” tambah Faridah.
Dengan adanya bantuan tersebut, proses pembelajaran diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan bimtek berakhir. Kader di tingkat kelurahan dapat memanfaatkan perlengkapan yang tersedia untuk mengadakan praktik lanjutan dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, bimtek menghadirkan trainer dan praktisi perawatan jenazah dari Muslimah Wahdah Islamiyah. Pembekalan diberikan melalui perpaduan materi teori dan praktik langsung agar peserta lebih mudah memahami sekaligus menguasai tahapan penyelenggaraan jenazah.
Sebelum praktik dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti sesi materi yang dibawakan Ustazah Nurmalinda, Tri Eka Khuzaini, dan Rahmawati Ukkas. Para pemateri memberikan pemahaman mengenai prinsip penyelenggaraan jenazah, mulai dari persiapan, perlengkapan yang dibutuhkan, hingga tata cara perawatan sesuai tuntunan Islam.
Peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kehormatan dan privasi jenazah serta memperlakukannya dengan penuh penghormatan. Selain itu, pemateri menjelaskan sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan selama proses perawatan berlangsung.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung yang dibagi dalam kelompok berdasarkan kecamatan. Setiap kelompok mendapat pendampingan dari trainer yang memperagakan tahapan perawatan jenazah secara terperinci.
Salah satu materi praktik yang mendapat perhatian peserta adalah proses mengafani jenazah. Trainer memperagakan cara menyiapkan kain kafan, menempatkan jenazah, serta melipat dan merapikan kain sesuai tata cara yang diajarkan. Melalui praktik tersebut, peserta dapat mengamati setiap tahapan sekaligus memahami aspek teknis yang perlu diperhatikan.
Salah seorang peserta dari TP PKK Kecamatan Rappocini, Kelurahan Tidung, Yesti, menyambut positif pelaksanaan bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada kader untuk memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman praktik yang dapat diterapkan saat dibutuhkan di lingkungan masyarakat.
Ia berharap pembekalan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri kader dalam membantu penyelenggaraan jenazah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong semakin banyak masyarakat untuk memahami tata cara penyelenggaraan jenazah sebagai bagian dari kewajiban fardu kifayah.
Melalui bimtek dan penyaluran bantuan perlengkapan perawatan jenazah ini, TP PKK Kota Makassar berharap kader di tingkat kecamatan dan kelurahan semakin siap berkontribusi dalam pelayanan sosial keagamaan. Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran TP PKK sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan keterampilan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
