MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan kembali berjalan kondusif setelah melakukan penambahan pasokan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Pertamina mencatat telah menyalurkan tambahan pasokan (extra dropping) sebanyak 2.131 tabung LPG 3 kg atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas dinamika kebutuhan LPG masyarakat melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional, Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan, penambahan pasokan dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga kelancaran distribusi LPG subsidi.
“Saat melihat adanya peningkatan kebutuhan di beberapa daerah, Pertamina segera menambah pasokan LPG 3 kg sebesar 34 persen dari rerata penyaluran harian agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi penyaluran kini berangsur semakin baik,” ujar Lilik melalui keterangan resminya, Rabu (5/8).
Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan stok LPG 3 kg di pangkalan resmi kembali terjaga dan masyarakat semakin mudah mendapatkan LPG melalui jalur distribusi resmi.
Pertamina bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi terus melakukan evaluasi serta monitoring agar penyaluran LPG 3 kg berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg melalui pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Lilik juga mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan pemerintah.
Sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg tidak diperuntukkan bagi sejumlah kegiatan usaha seperti restoran, hotel, laundry, batik, peternakan, jasa las, serta usaha pertanian di luar ketentuan yang berlaku.
“Pertamina mengajak masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG Non Subsidi agar distribusi LPG 3 kg tetap tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga ketersediaan energi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Masyarakat dapat memperoleh informasi layanan Pertamina melalui aplikasi MyPertamina. Untuk pengaduan maupun informasi terkait layanan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang tersedia selama 24 jam.
