MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga sebagai upaya mewujudkan keluarga sehat. Edukasi tersebut disampaikan dalam pertemuan dan arisan bulanan DWP Sulsel di Aula RSUD Labuang Baji, Kota Makassar, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan bertema “Perempuan Cerdas, Wujudkan Keluarga Sehat Melalui PHBS” itu juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan bagi peserta.
Penjabat Ketua DWP Sulsel, Andi Hikmawati Winarno, mengatakan pertemuan rutin tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menambah pengetahuan. Untuk itu, DWP menggandeng Dinas Kesehatan Sulsel dalam edukasi PHBS.
“Kita berharap pertemuan rutin ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah menambah pengetahuan bagi ibu-ibu. Seperti hari ini, kita menggandeng Dinas Kesehatan untuk edukasi mewujudkan keluarga sehat melalui PHBS,” ujarnya.
Andi Hikmawati juga mendorong para istri aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sulsel aktif berorganisasi di DWP. Menurutnya, DWP diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan program kerja yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
Ia turut meminta anggota DWP Sulsel memberikan masukan untuk perencanaan program kerja tahun 2027.
“Saya berharap semua bisa menuliskan masukan untuk program kerja tahun depan. Kita ingin menjadikan ibu-ibu senang berorganisasi,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Andi Nurseha, menyebut PHBS penting karena menjadi pra-edukasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengatakan Gubernur Sulsel mendorong gerakan hidup sehat sehingga kegiatan DWP patut diapresiasi.
“Bapak Gubernur Sulawesi Selatan mendorong gerakan hidup sehat. Kita menyambut dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DWP dalam edukasi PHBS di lingkup keluarga,” ucapnya.
Ia berharap edukasi dimulai dari keluarga, lalu ibu-ibu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pentingnya PHBS kepada masyarakat.
Dalam sesi pemaparan, promotor kesehatan Dinkes Sulsel menjelaskan 10 indikator PHBS di tingkat rumah tangga, yakni:
- persalinan ditolong tenaga kesehatan,
- pemberian ASI eksklusif,
- penimbangan balita setiap bulan,
- penggunaan air bersih,
- mencuci tangan dengan sabun,
- penggunaan jamban sehat,
- pemberantasan jentik nyamuk,
- konsumsi buah dan sayur setiap hari,
- aktivitas fisik setiap hari,
- tidak merokok di dalam rumah.
