MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Sulawesi sepanjang September 2026, menyusul kebutuhan masyarakat yang meningkat di beberapa daerah. Penambahan terbesar terjadi di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dengan suplai digenjot hingga 136 persen dari rerata penyaluran normal.
Selain Sulselbar, penambahan pasokan juga dilakukan di Morowali, Sulawesi Tengah, sebesar 66 persen dari rerata normal, serta di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, sebesar 46,9 persen. Sementara itu, penyaluran di Sulawesi Tenggara masih berjalan sesuai alokasi normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan merupakan respons atas hasil evaluasi berkala terhadap kondisi penyaluran di lapangan.
“Penyaluran LPG 3 Kg kami evaluasi secara berkala berdasarkan kondisi masing-masing wilayah. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan, kami melakukan penyesuaian alokasi dan menambah suplai agar distribusi melalui jaringan resmi tetap berjalan dengan baik,” kata Lilik, Senin (22/9/2026).
Lilik menjelaskan, pihaknya juga memperketat pengawasan bersama agen dan pangkalan untuk memastikan tambahan suplai benar-benar sampai ke masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat LPG 3 Kg merupakan produk bersubsidi.
“Setiap wilayah memiliki karakteristik kebutuhan yang berbeda. Karena itu, alokasi kami sesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan. Kami juga terus memantau penyaluran bersama agen dan pangkalan agar distribusi LPG 3 Kg berjalan secara tertib hingga ke masyarakat,” tambahnya.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG 3 Kg sesuai kebutuhan melalui pangkalan resmi, serta memastikan produk bersubsidi tersebut tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. Perusahaan menyatakan akan terus memantau kebutuhan dan melakukan evaluasi penyaluran secara berkala di seluruh wilayah Sulawesi.
