MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Kepemimpinan baru DPD Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulawesi Selatan resmi ditetapkan. Aliyah Mustika Ilham terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD ASITA Sulsel untuk periode 2026–2031.
Aliyah terpilih setelah sebelumnya terdapat lima nama yang masuk dalam bursa calon ketua. Dalam proses musyawarah, empat calon lainnya sepakat memberikan mandat kepada Aliyah untuk memimpin organisasi pelaku usaha perjalanan wisata tersebut selama lima tahun ke depan.
Kesepakatan itu membuat proses pemilihan berlangsung secara aklamasi. Hasil tersebut sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepercayaan di antara anggota ASITA Sulsel.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Aliyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada seluruh anggota ASITA Sulawesi Selatan, khususnya kepada empat calon yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya untuk memimpin ASITA Sulsel. Ini bukan hanya amanah pribadi, tetapi amanah bersama yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Aliyah.
Ia menegaskan, kepemimpinannya akan mengedepankan kolaborasi dan kebersamaan untuk membawa ASITA Sulsel semakin maju serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, Aliyah mengusung visi “ASITA Sulsel Naik Kelas: Terpadu, Saling Terhubung, Terpercaya, dan Memberi Dampak Nyata.”
Gagasan tersebut diarahkan untuk mendorong ASITA Sulsel bertransformasi dari sekadar organisasi profesi menjadi ekosistem pariwisata yang memiliki daya saing global.
Aliyah menargetkan DPD ASITA Sulsel periode 2026–2031 mampu menjadi ekosistem pariwisata yang terpadu, saling terhubung, terpercaya, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha.
Menurutnya, ASITA Sulsel ke depan harus menjadi pusat kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, komunitas, hingga pasar mancanegara.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan destinasi sekaligus mengangkat Sulawesi Selatan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan berkelas dunia.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Aliyah membawa enam program strategis yang dikemas dalam konsep AMI (ASITA Maju Inspiratif).
Enam agenda tersebut meliputi pembangunan jaringan kolaborasi tanpa batas, penguatan kepercayaan terhadap organisasi, pemberian dampak nyata bagi anggota dan masyarakat, penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, transformasi digital secara menyeluruh, serta menjadikan ASITA sebagai mitra sejajar dalam perumusan kebijakan pariwisata.
Aliyah menegaskan, keberhasilan organisasi tidak boleh hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau rapat yang digelar.
“Keberhasilan ASITA diukur bukan dari banyaknya rapat, tapi dari naiknya tingkat kesejahteraan anggota dan pelaku pariwisata,” katanya.
Dengan terpilihnya Aliyah Mustika Ilham secara aklamasi, DPD ASITA Sulsel periode 2026–2031 diharapkan semakin solid dalam menghadapi perubahan industri pariwisata.
Kepemimpinan baru tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha, pemerintah, komunitas, dan pasar internasional, sekaligus meningkatkan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.
