SMARTMAKASSAR.COM – Tekad meraih prestasi tertinggi ditunjukkan Pemerintah Kota Makassar saat melepas kafilah untuk berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan penuh harapan dan semangat kepada seluruh kontingen kafilah yang akan tampil pada MTQ ke-XXXIV tingkat provinsi tersebut.
Pesan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan pelepasan resmi kafilah Kota Makassar yang berlangsung khidmat di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (10/4/2026), dengan dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
Dalam suasana religius dan penuh kebersamaan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat tekad para peserta agar tampil maksimal membawa nama daerah.
Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekda Kota Makassar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Muhammad Syarif, serta para kepala SKPD dan camat, menegaskan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap keberangkatan kafilah.
Pelepasan ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kepercayaan dan harapan masyarakat Makassar kepada para peserta untuk tidak hanya berkompetisi, melainkan juga menunjukkan kualitas, karakter, serta nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap penampilan mereka.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan optimisme tinggi agar Makassar mampu meraih hasil terbaik, bahkan menargetkan gelar juara umum, mengingat capaian tahun sebelumnya yang berada di posisi kedua.
“Kalau tahun lalu kita juara dua, tahun ini tidak ada alasan untuk tidak juara umum,” ujarnya.
Ia juga menjanjikan peningkatan bonus bagi para peserta jika berhasil meraih juara umum.
Munafri menegaskan bahwa kehadiran kafilah bukan sekadar untuk bertanding, melainkan menjadi representasi generasi muda Makassar yang unggul secara menyeluruh, baik secara intelektual maupun spiritual.
Ia menekankan pentingnya membangun generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akidah dan akhlak yang kuat sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa kemampuan melantunkan ayat suci Al-Qur’an harus sejalan dengan implementasi nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta juga diminta menjaga adab dan sikap selama mengikuti kegiatan.
“MTQ ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita membangun silaturahmi dan jejaring yang baik,” pesannya.
Munafri juga berpesan kepada para ofisial dan pelatih untuk menjaga kekompakan serta kondisi fisik dan fokus para peserta selama mengikuti lomba.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa pelepasan kafilah merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan akhlak mulia dan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Aliyah berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan MTQ sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ia optimistis, dengan persiapan matang dan dukungan doa masyarakat, kafilah Makassar mampu meraih hasil terbaik.
Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Muhammad Syarif, menyampaikan kesiapan penuh kafilah dalam mengikuti MTQ yang akan digelar pada 10 hingga 19 April 2026 di Kabupaten Maros.
Ia mengungkapkan bahwa total kontingen berjumlah 105 orang, terdiri dari peserta, pelatih, dan ofisial. Seluruh cabang lomba diikuti, mencakup 18 kategori untuk putra dan putri, baik perorangan maupun beregu.
Cabang tersebut meliputi Tartil Qur’an, Tilawah berbagai kategori usia, Qira’at, hafalan Al-Qur’an, Tafsir Bahasa Arab, Tilawah Bahasa Indonesia dan Inggris, Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an, Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Syarif menambahkan, seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan intensif melalui training center (TC), sehingga memiliki peluang besar meraih prestasi terbaik.
“Kita optimistis bisa meraih juara umum karena persiapan sudah maksimal,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk memberikan doa dan dukungan agar target tersebut dapat terwujud.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kota Makassar optimistis kafilahnya mampu tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara umum dari Kabupaten Maros.
