GOWA,SMARTMAKASSAR.COM – Tidak semua kecamatan di Kabupaten Gowa kebagian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meminta warga Kecamatan Bontonompo, lokasi pelaksanaan program, ikut aktif mendukung kegiatan tersebut.
Imbauan itu disampaikan Sekretaris Daerah Gowa, Andy Azis, saat menerima kunjungan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 Mabesad, Kolonel Inf Andi Triasmoro, di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kamis (29/10/2026).
“Tidak semua kecamatan di Gowa mendapatkan program TMMD, sehingga masyarakat Bontonompo harus mendukung program ini. Selama ini apa yang belum dijangkau oleh pemerintah, baik kabupaten, kecamatan, maupun desa, diintervensi langsung oleh TNI melalui Kodim sebagai bentuk kolaborasi,” kata Andy Azis.
Menurut Andy, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memberi edukasi dan membantu kehidupan masyarakat. Semangat swadaya warga, lanjutnya, sudah terlihat pada pembangunan jalan tani. Pekerjaan TNI sepanjang 10 meter dilanjutkan oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat hingga mencapai 15 meter.
“Inilah yang kita harapkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, TNI, dan Polri dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.
Wasev Tekankan Kualitas dan Keberlanjutan
Ketua Tim Wasev TMMD ke-130 Mabesad, Kolonel Inf Andi Triasmoro, menyebut TMMD bukan semata pembangunan fisik, melainkan juga sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan menumbuhkan semangat gotong royong.
“Kita ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga setelah seluruh program selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Tim Wasev turun langsung memantau pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pencapaian sasaran, hingga penggunaan anggaran.
Andi Triasmoro meminta Satgas menjaga kualitas pekerjaan agar manfaatnya berkelanjutan, meningkatkan koordinasi, mengoptimalkan kegiatan nonfisik, serta mendokumentasikan seluruh kegiatan dan administrasi secara tertib.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Gowa berupa anggaran, personel, sarana prasarana, dan kebijakan, serta partisipasi masyarakat dalam gotong royong.
“Semoga seluruh personel tetap menjaga semangat, disiplin, dan sikap humanis sesuai motto Kodam XIV/Hasanuddin,” harapnya.
Sasaran Fisik dan Nonfisik
Dandim 1409/Gowa sekaligus Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Arm Sapari, mengatakan Satgas beranggotakan 150 personel. Mereka terdiri dari 23 personel Pok Komando Satgas, 115 personel Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polresta, serta 12 personel Tim Asistensi.
Untuk sasaran fisik, Satgas mengerjakan pengerasan jalan sepanjang 2.300 meter dengan lebar 4 meter di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng. Satgas juga membangun talud sepanjang 1.750 meter dan dua plat decker, didukung alat berat berupa excavator, greder, dan bomag untuk memperlancar akses petani menuju lahan pertanian.
Pada sasaran nonfisik, Satgas menggelar penyuluhan hukum, penyuluhan kesehatan, serta penyuluhan tanaman pangan dan hortikultura.
Satgas juga melaksanakan sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), yakni Manunggal Air berupa pembangunan enam sumur, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ketahanan pangan, dan penanaman 1.500 bibit pohon keras dan buah. Untuk penanganan stunting, Satgas menyalurkan 100 paket sembako bagi keluarga berpotensi stunting.
