MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai melandai setelah PT Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat layanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menambah tiga unit SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), tepatnya di sekitar Masjid 99 Kubah, Makassar.
Penambahan ini dilakukan Satgas Layanan BBM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel untuk menambah titik layanan sekaligus mengurai konsentrasi kendaraan di SPBU eksisting.
Satgas di CPI khusus melayani Pertalite untuk kendaraan roda dua. Kendaraan roda dua umum diberlakukan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi, sementara kendaraan ojek online (ojol) dikecualikan dari aturan tersebut. Setiap kendaraan hanya dapat mengisi maksimal 3 liter, dengan pembayaran melalui EDC atau tunai.
Selain penambahan SPBU modular, Pertamina Patra Niaga juga melakukan rekonfigurasi SPBU, menambah nozzle dan operator, serta mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam penuh.
Distribusi BBM tetap berjalan setiap hari guna menjaga ketersediaan pasokan.
Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar menunjukkan perbaikan.
“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan,” kata Okky, Senin (14/9/2026).
Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel dan masyarakat yang mengikuti pengaturan di lapangan.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turut hadir langsung di Makassar untuk memastikan langkah penanganan dan penguatan pelayanan berjalan sesuai rencana. Kehadiran itu juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan bersama stakeholder di daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas ESDM turut mendukung penanganan di lapangan, termasuk penyediaan lokasi dan fasilitas pendukung untuk titik layanan tambahan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi SPBU serta distribusi BBM sesuai perkembangan di lapangan, agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lancar untuk aktivitas sehari-hari.
