MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM —
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar memperkuat strategi pengelolaan sampah berbasis data melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Kegiatan yang digelar di Novotel Makassar Grand Shayla tersebut mengangkat tema “Sinkronisasi Data Pengelolaan Sampah Kota Makassar” sebagai upaya memastikan ketersediaan data persampahan yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dr. Helmy Budiman, S.STP., M.M, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sistem pendataan sampah. Menurutnya, data yang valid menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan serta pencapaian target JAKSTRADA dan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).
“Pengelolaan sampah membutuhkan perencanaan berbasis data yang akurat agar setiap program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Helmy.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Kota Makassar juga memaparkan perkembangan capaian pelaporan persampahan melalui SIPSN. Materi yang disampaikan Fitriana Nur dari DLH Makassar mencakup perkembangan pelaporan data, capaian pengelolaan sampah, serta pentingnya komitmen seluruh pihak dalam menyampaikan data secara lengkap dan tepat waktu.
Sementara itu, Najha Aris memberikan pemahaman terkait metode pengambilan data pengelolaan sampah, mulai dari teknik pengumpulan, mekanisme pencatatan, hingga standar validitas dan konsistensi data sebagai dasar penyusunan laporan SIPSN.
Bimtek tersebut berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dewan Lingkungan Hidup, penyuluh persampahan, hingga penyuluh Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Sejumlah masukan strategis disampaikan peserta untuk meningkatkan kualitas pengumpulan, validasi, dan sinkronisasi data persampahan di Kota Makassar.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris DLH Kota Makassar yang memberikan apresiasi atas keterlibatan seluruh peserta. Berbagai masukan dari penyuluh bank sampah dan penyuluh TPS3R akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber.
Melalui kegiatan ini, DLH Makassar berharap kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin solid dalam mendukung implementasi JAKSTRADA serta mempercepat pencapaian target pengurangan dan penanganan sampah secara berkelanjutan.
