SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR — Komitmen RSUD Daya Makassar dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis kembali mendapat perhatian publik. Tidak hanya tenaga medis, petugas cleaning service di rumah sakit tersebut turut menjadi simbol kepedulian terhadap pasien melalui pelayanan yang penuh empati dan perhatian.
Di lingkungan rumah sakit, petugas cleaning service tidak sekadar bertanggung jawab menjaga kebersihan area pelayanan. Mereka juga kerap membantu dan mendampingi pasien, terutama pasien yang datang tanpa didampingi keluarga.
Kehadiran mereka dinilai memberi rasa aman dan nyaman bagi pasien selama menjalani proses perawatan. Bentuk kepedulian itu pun menjadi sorotan masyarakat setelah video yang diunggah melalui akun Instagram resmi RSUD Daya viral dan menuai banyak komentar positif dari warganet.
Dalam video tersebut, tampak sejumlah petugas cleaning service sigap membantu pasien, termasuk saat keluarga pasien tengah mengurus administrasi maupun kebutuhan lainnya.
Beragam komentar positif pun membanjiri unggahan tersebut. Sejumlah warga mengaku pernah merasakan langsung bantuan dan perhatian dari petugas di RSUD Daya, mulai dari membantu kebutuhan sederhana hingga menemani pasien agar tetap tenang selama berada di rumah sakit.
Direktur Utama RSUD Daya, dr. A. Any Muliany, mengatakan pelayanan kesehatan harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga melalui pendekatan empati dan kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasien yang datang tidak hanya mendapatkan penanganan medis yang baik, tetapi juga merasakan kepedulian. Apa yang dilakukan oleh petugas cleaning service adalah wujud nyata pelayanan dari hati,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan pasien, khususnya dari sisi psikologis.
Hal tersebut juga didukung oleh peran PT BBP selaku manajemen pengelola cleaning service yang secara rutin menggelar Basic Training bagi petugas. Pelatihan tersebut berfokus pada penguatan konsep 4G, yakni Grooming, Gesture, Greeting, dan Global Ethics, serta implementasi Service Excellence.
“Melalui pelatihan ini, tim dibekali pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, sikap profesional, serta kemampuan menciptakan pengalaman pelayanan yang positif bagi pasien dan keluarga,” jelasnya.
Ia menambahkan, perhatian kecil yang diberikan kepada pasien dapat membawa dampak besar terhadap kondisi mental dan semangat pasien selama menjalani perawatan.
“Ketika pasien merasa diperhatikan dan tidak sendiri, hal itu memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologisnya. Inilah yang terus kami bangun sebagai budaya kerja di RSUD Daya,” tambahnya.
Apresiasi masyarakat melalui media sosial, lanjutnya, menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSUD Daya Makassar untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
RSUD Daya Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, berkualitas, serta berlandaskan nilai empati, kepedulian, dan ketulusan sebagai bagian dari pelayanan publik.
