MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Peringatan Hari Jadi Kota Makassar ke-419 pada November 2026 diarahkan tidak sekadar menjadi rangkaian acara seremonial. Pemerintah Kota Makassar ingin momentum tersebut melibatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga.
Arahan itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat bertemu jajaran pemerintah kota dan panitia persiapan Hari Jadi Kota Makassar ke-419 di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026).
Sebelum memasuki pembahasan teknis melalui rapat formal, Munafri terlebih dahulu memberikan sejumlah arahan mengenai konsep besar perayaan. Ia meminta seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan memperhatikan keterlibatan masyarakat secara luas.
“Yang paling utama adalah melibatkan masyarakat, apresiasi kepada masyarakat atau kelompok masyarakat, baik struktur pemerintah maupun di luar itu yang telah berkontribusi nyata juga kepada pemerintah atau kepada kota dengan berbagai macam kegiatan,” kata Munafri.
Menurutnya, rangkaian perayaan harus mampu merepresentasikan semangat harapan yang akan menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Jadi Kota Makassar tahun ini.
Munafri ingin momentum ulang tahun Kota Makassar menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, masih terdapat kontribusi, potensi dan harapan yang terus tumbuh di Kota Daeng.
Ia pun mengingatkan agar perayaan tidak hanya berorientasi pada kemeriahan tanpa memberikan dampak setelah kegiatan berakhir.
“Yang kedua, saya tidak mau kegiatan ini bersifat hura-hura. Bersifat hura-hura saja yang setelah itu tidak ada lagi manfaatnya,” tegasnya.
Munafri juga meminta seluruh kegiatan yang masuk dalam rangkaian Hari Jadi Kota Makassar memiliki konsep dan nuansa yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah kota.
Potensi dan talenta lokal, kata dia, harus mendapat ruang lebih besar, termasuk dalam penggunaan jasa maupun belanja untuk kebutuhan kegiatan.
“Dimaksimalkan talenta-talenta kota yang dimiliki, maksimalkan apa yang kita miliki supaya memastikan bahwa HUT ini adalah HUT yang dilaksanakan oleh Kota Makassar dan untuk warga Kota Makassar,” ujarnya.
Menurut Munafri, pelibatan pelaku lokal tidak hanya akan memperkuat identitas perayaan, tetapi juga memastikan perputaran manfaat kegiatan dapat dirasakan masyarakat Kota Makassar.
Selain mematangkan konsep, Munafri meminta panitia melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Hari Jadi Kota Makassar pada tahun sebelumnya.
Berbagai kekurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan sebelumnya diharapkan menjadi bahan perbaikan agar rangkaian kegiatan tahun ini dapat berjalan lebih tertata.
Ia juga meminta pembagian tugas antarperangkat daerah diperjelas. Koordinasi lintas instansi harus dipastikan sejak awal agar setiap organisasi perangkat daerah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
Faktor cuaca turut menjadi perhatian dalam persiapan kegiatan. Mengingat pelaksanaan Hari Jadi Kota Makassar berlangsung memasuki musim hujan, panitia diminta menyiapkan konsep teknis dengan mempertimbangkan kondisi tersebut.
Penentuan lokasi, alur kegiatan hingga aspek teknis lainnya perlu disesuaikan agar seluruh agenda dapat berlangsung dengan baik.
Munafri selanjutnya meminta panitia segera menentukan waktu pelaksanaan setiap agenda sekaligus menyusun konsep teknis secara menyeluruh untuk dipresentasikan kepadanya.
Ia berharap peringatan Hari Jadi Kota Makassar ke-419 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga lebih tertata, melibatkan warga dan meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
