MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM —Pertamina Patra Niaga melakukan rekonfigurasi fasilitas di 12 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Gowa, dan Maros dengan mengalihkan sebagian kapasitas pengisian Pertamax ke Pertalite. Langkah ini diambil untuk menambah titik pengisian BBM bersubsidi, mempercepat layanan, dan mengurangi antrean masyarakat.
Rekonfigurasi dilakukan dengan mengubah fungsi nozzle atau selang pengisian serta pulau pompa yang sebelumnya melayani Pertamax menjadi fasilitas pengisian Pertalite. Penyesuaian itu disertai pembaruan penanda produk agar masyarakat mudah mengenali titik pengisian Pertalite.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian kapasitas dilakukan untuk merespons kebutuhan masyarakat dan kondisi antrean di lapangan.
“Kami memahami antrean pengisian BBM menyita waktu dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Melalui rekonfigurasi ini, sebagian fasilitas pengisian Pertamax kami alihkan untuk melayani Pertalite, sehingga tersedia lebih banyak titik pengisian Pertalite bagi masyarakat,” kata Kitty, Sabtu (12/9/2026).
Rekonfigurasi tersebut dilakukan di 12 SPBU, yaitu SPBU Pettarani, Talasa, Racing, Hertasning, KS Tubun, Hasanudin, Cendrawasih, Gatot Subroto, Ratulangi, Bawakaraeng, Palangga, dan Batangase.
Kitty menambahkan, pihaknya berharap penambahan titik pengisian Pertalite dapat mempercepat pelayanan dan memangkas waktu tunggu masyarakat. Evaluasi terhadap pelaksanaan penyesuaian ini akan terus dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing SPBU.
Langkah pengalihan kapasitas ini melengkapi upaya penguatan layanan lain, yakni pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam di Makassar. Perluasan jam operasional memberi masyarakat lebih banyak pilihan waktu untuk mengisi BBM, sementara penyesuaian fasilitas ditujukan mempercepat pelayanan di SPBU.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menambah alokasi BBM di wilayah atau SPBU yang membutuhkan, mengoptimalkan armada mobil tangki, menyesuaikan pola pengiriman, serta mengatur antrean dan mengarahkan kendaraan ke SPBU dengan kondisi antrean lebih landai.
Masyarakat diimbau mengisi BBM sesuai kebutuhan, memperhatikan penanda produk, dan mengikuti arahan petugas di SPBU agar pelayanan berlangsung tertib dan lancar. Informasi maupun laporan terkait pelayanan BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135.
