MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Kegiatan bertema “Mewujudkan Pengelolaan Pengaduan yang Responsif, Tuntas, dan Berkualitas Melalui Optimalisasi SP4N-LAPOR!” itu berlangsung di Hotel Aston Makassar, Selasa (4/8/2026), dan diikuti pengelola pengaduan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bimtek dibuka oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Daniati, yang mewakili Kepala Diskominfo Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Daniati menegaskan pentingnya pemahaman setiap OPD terhadap mekanisme pengelolaan pengaduan melalui SP4N-LAPOR! agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti hingga tuntas.
“Apabila masih ada OPD yang belum memahami mekanisme SP4N-LAPOR!, hari ini adalah kesempatan untuk bertanya dan memahami bagaimana alur pengelolaan pengaduan yang benar. Jangan ragu untuk berdiskusi sehingga ke depan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, SP4N-LAPOR! dan aplikasi Lontara+ merupakan dua platform yang saling melengkapi sebagai sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu memanfaatkan kedua aplikasi tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Makassar, Abdullah, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah bagi para admin SP4N-LAPOR! untuk memperdalam pemahaman dalam mengelola setiap laporan masyarakat secara profesional dan bijaksana.
“Hari ini ada dua narasumber yang hadir, jadi koordinasikan apa yang belum dimengerti karena ahlinya sudah ada kami hadirkan,” katanya.
Dalam bimtek tersebut, peserta memperoleh materi dari dua narasumber, yakni Plt. Kepala Bidang Humas Diskominfo dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan serta Pranata Humas Ahli Pertama Diskominfo Sulawesi Selatan.
Materi yang disampaikan meliputi optimalisasi pengelolaan SP4N-LAPOR!, strategi peningkatan kualitas pelayanan pengaduan, hingga penguatan koordinasi antarinstansi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan akuntabel.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Makassar, Darmawangsah, menambahkan bahwa pengelolaan pengaduan tidak hanya berfokus pada tindak lanjut laporan, tetapi juga memerlukan monitoring dan evaluasi secara berkala.
Menurutnya, evaluasi rutin penting dilakukan untuk mengetahui tren pengaduan masyarakat, mengidentifikasi isu yang paling banyak dikeluhkan, serta memetakan OPD yang masih membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan SP4N-LAPOR!.
“Monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara rutin. Dari sana kita bisa mengetahui apakah jumlah laporan meningkat, apa isu yang paling banyak dikeluhkan masyarakat, dan OPD mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut. Seluruh OPD juga dapat terus berkoordinasi dengan Diskominfo Kota Makassar apabila menemui kendala dalam pengelolaan pengaduan,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antarperangkat daerah terus diperkuat sehingga setiap pengaduan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan kepastian penyelesaian.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menargetkan seluruh pengelola SP4N-LAPOR! di setiap OPD memiliki pemahaman yang seragam dalam menangani pengaduan masyarakat, sehingga kualitas pelayanan publik di Kota Makassar semakin responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
