MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar terus memantapkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 yang akan berlangsung pada 23–25 Juni mendatang. Kesiapan pengamanan, penyelenggaraan acara, hingga dukungan infrastruktur menjadi fokus utama agar agenda internasional tersebut berjalan sukses.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin Rapat Koordinasi Keamanan, Pengamanan, dan Penyelenggaraan IGS Tour Makassar 2026 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (18/6/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan dipimpin secara virtual oleh Direktur Diplomasi Publik Kemenlu, Ani Nigeriawati. Kegiatan itu juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda Kota Makassar, serta jajaran perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan acara.
Munafri menjelaskan, Indonesia Gastrodiplomacy Series merupakan agenda strategis yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri RI. Setelah sebelumnya digelar di Lombok, tahun ini Makassar dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
Menurutnya, rapat koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelaksanaan telah dipersiapkan secara maksimal, sekaligus menindaklanjuti berbagai masukan dari Kemenlu dan unsur Forkopimda.
“Hari ini kita rapat bersama dengan Kementerian untuk memastikan hal-hal apa lagi yang harus kita review, sehingga kita bisa memastikan acara ini sudah berjalan dengan baik pada tanggal 23 sampai 25 yang akan datang,” ujar Munafri.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 28 negara telah memastikan keikutsertaannya dalam IGS Makassar 2026. Total terdapat 49 delegasi yang akan hadir, terdiri atas para duta besar, pasangan diplomat, dan perwakilan kedutaan besar.
Dengan kehadiran tamu-tamu internasional tersebut, Pemkot Makassar menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Munafri menegaskan, dukungan penuh dari TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda sangat dibutuhkan, terutama dalam pengamanan dan pengawalan mobilitas para delegasi selama berada di Kota Makassar.
“Kami ingin memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh tamu negara yang hadir. Karena itu kolaborasi dengan TNI, Polri, Forkopimda, dan seluruh stakeholder sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan,” katanya.
Selain menjadi ajang diplomasi, Munafri menilai penyelenggaraan IGS 2026 merupakan kesempatan besar bagi Makassar untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada dunia internasional.
Ia berharap para delegasi dapat melihat langsung kekayaan budaya, pariwisata, hingga peluang investasi dan bisnis yang dimiliki Kota Makassar maupun Sulawesi Selatan.
Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif agar memberikan kesan positif bagi para tamu mancanegara.
Selama tiga hari pelaksanaan, para delegasi akan mengikuti sejumlah agenda yang telah disiapkan. Kegiatan diawali dengan penyambutan resmi dan jamuan makan malam di Benteng Fort Rotterdam.
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti Business Forum, Ladies Program, pameran UMKM, kunjungan ke kawasan bersejarah melalui City Tour, hingga pelayaran menggunakan Kapal Pinisi sebagai bagian dari promosi budaya dan pariwisata Sulawesi Selatan.
Munafri memastikan berbagai persiapan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar, termasuk pembenahan infrastruktur pendukung dan kesiapan lokasi kegiatan, kini telah memasuki tahap akhir.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkot Makassar optimistis IGS Diplomatic Tour 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu kota tujuan diplomasi, investasi, dan pariwisata di Indonesia.
