JAKARTA, SMARTMAKASSAR.COM – PT Vale Indonesia Tbk menetapkan susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris perusahaan, termasuk pengangkatan Bernardus Irmanto sebagai Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO).
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari langkah perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta menjaga kesinambungan strategi bisnis di tengah dinamika industri pertambangan dan transisi energi.
Dalam susunan direksi terbaru, Bernardus akan didampingi Abu Ashar sebagai Wakil Presiden Direktur merangkap Chief Operation and Infrastructure Officer.
Sementara itu, posisi strategis lainnya diisi oleh Heriyanto Agung Putra sebagai Chief Human Capital Officer, Budiawansyah sebagai Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, Rizky Andhika Putra sebagai Chief Financial Officer, Muhammad Asril sebagai Chief Project Officer, serta Slamet Sugiharto sebagai Chief Strategy and Technical Officer.
Pada level pengawasan, Dewan Komisaris dipimpin F.S. Multhazar sebagai Presiden Komisaris dan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris. Sejumlah nama tetap mengisi posisi komisaris, termasuk Rudiantara, Retno Marsudi, dan Marita Alisjahbana sebagai komisaris independen.
Penguatan struktur kepemimpinan ini dinilai penting di tengah tantangan industri nikel nasional yang semakin strategis, terutama karena meningkatnya kebutuhan bahan baku kendaraan listrik global.
Posisi PT Vale sebagai salah satu pemain utama industri nikel menempatkan perusahaan pada tuntutan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, hilirisasi, dan praktik keberlanjutan.
Perseroan menyatakan akan mematuhi seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku terkait perubahan susunan Dewan Komisaris. Selain itu, perusahaan juga mengusulkan pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris—dengan rekomendasi Komite Tata Kelola, Nominasi, dan Remunerasi—untuk menetapkan honorarium Dewan Komisaris tahun buku 2026 serta kebijakan penghasilan lainnya, termasuk gaji dan tunjangan Direksi tahun buku 2026.
Perubahan struktur ini menjadi perhatian pasar, mengingat arah kepemimpinan baru akan berpengaruh terhadap strategi ekspansi, pengelolaan proyek, hingga agenda keberlanjutan PT Vale dalam beberapa tahun mendatang.
