SMARTMAKASSAR.COM – Momentum Hari Kartini dimaknai sebagai pengingat penting bagi perempuan untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak perempuan untuk terus menghidupkan semangat perjuangan emansipasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam wawancara eksklusif di kanal YouTube Tribun Timur, Melinda menegaskan bahwa nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini masih sangat relevan hingga saat ini.
“Semangat Kartini harus terus kita perjuangkan, terutama dalam hal belajar, tidak mudah menyerah, dan terus mencari peluang,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semangat belajar menjadi fondasi utama bagi perempuan agar mampu bersaing dan berkembang di tengah perubahan zaman. Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang, baik pendidikan maupun karier.
Melinda juga menyoroti peran perempuan masa kini yang semakin luas. Namun, ia mengakui bahwa menjalankan berbagai peran sekaligus bukanlah hal mudah dan membutuhkan kemampuan mengatur prioritas.
“Bagaimana mengatur waktu agar tetap bisa menjalani peran sebagai ibu, istri, Ketua TP PKK, hingga sebagai pengusaha, tentu membutuhkan keseimbangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan rumah tangga dan aktivitas di luar rumah.
“Dukungan suami, anak, dan lingkungan sangat membantu perempuan untuk tetap produktif dan berdaya,” katanya.
Dalam konteks organisasi, Melinda menyebut peran PKK sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Berbagai program pemberdayaan yang dijalankan mencakup bidang ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan keluarga.
“Fokus kami di PKK adalah bagaimana memberdayakan perempuan dan memperkuat ketahanan keluarga melalui pelatihan dan pendampingan,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan sosok inspiratif dalam hidupnya, yakni Khadijah binti Khuwailid, yang dinilai mampu menjadi teladan dalam menyeimbangkan peran sebagai istri dan pengusaha sukses.
“Beliau adalah contoh bagaimana perempuan bisa tetap kuat dalam keluarga sekaligus sukses dalam usaha,” ujarnya.
Terkait tantangan perempuan saat ini, Melinda menilai peluang sebenarnya sudah terbuka luas. Namun, keberhasilan sangat ditentukan oleh pilihan dan kemampuan dalam menetapkan prioritas.
“Kesempatan sekarang sangat besar, tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan menentukan arah,” jelasnya.
Ia pun berpesan kepada perempuan, khususnya generasi muda, agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri dalam peran apa pun yang dijalani.
“Jangan pernah berhenti belajar,” tegasnya.
Melinda juga mengingatkan bahwa peran sebagai ibu rumah tangga tetap memiliki nilai penting dan tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Menjadi ibu rumah tangga juga adalah bentuk kontribusi besar. Jangan pernah merasa tidak berdaya,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Kartini, Melinda berharap perempuan semakin percaya diri dalam menggali potensi diri serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat.
