SMARTMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Isu ketahanan energi dan potensi tidak meratanya distribusi LPG subsidi kembali menjadi perhatian. Menyikapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG secara bijak dan efisien guna menjaga ketersediaan pasokan, khususnya LPG 3 kilogram bersubsidi.
Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya konsumsi energi rumah tangga yang berpotensi memicu pemborosan serta distribusi yang tidak tepat sasaran. Penggunaan LPG yang berlebihan tidak hanya berdampak pada pengeluaran masyarakat, tetapi juga berisiko mengganggu stabilitas pasokan bagi kelompok yang berhak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa efisiensi penggunaan LPG dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah tangga.
Menurutnya, langkah seperti membersihkan kompor secara rutin, mengatur besar kecil api, hingga menutup panci saat memasak dapat membantu mengurangi konsumsi gas secara signifikan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan regulator berstandar SNI guna menghindari kebocoran, serta memilih peralatan memasak yang mampu menghantarkan panas secara optimal agar proses memasak lebih efisien.
Di sisi lain, Pertamina menyoroti pentingnya pembelian LPG di pangkalan resmi guna memastikan harga sesuai ketentuan dan kualitas produk terjamin. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian berlebih yang dapat memicu kelangkaan di tingkat distribusi.
Sebagai bagian dari pengawasan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan sesuai aturan.
Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau kendala distribusi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.
Pertamina menegaskan, kesadaran kolektif dalam menggunakan energi secara efisien menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan LPG subsidi dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
