SMARTMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperluas jejaring kerja sama lintas daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat pembangunan kota. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Kota Palu pada Jumat (27/3/2026), sekaligus memenuhi undangan Pemerintah Kota Palu.
Dalam kunjungan tersebut, Munafri didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar. Rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dalam pertemuan yang berlangsung di En Resto.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Kedua kepala daerah membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, mulai dari pengembangan ekonomi daerah, peningkatan kualitas layanan publik, hingga penguatan konektivitas antarwilayah.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyambut baik inisiatif kerja sama yang diusulkan Pemerintah Kota Makassar. Ia menilai kolaborasi antardaerah menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan bersama.
“Kami menyambut baik dan menerima kunjungan kerja ini sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” ujarnya.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari penguatan konsep city to city cooperation, di mana kedua pemerintah kota berkomitmen menjajaki peluang kerja sama yang dapat diformalkan melalui nota kesepahaman (MoU) ke depan.
Melalui langkah ini, hubungan antara Makassar dan Palu diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berlanjut pada implementasi program konkret yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kedua kota.
Sementara itu, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa kerja sama lintas daerah merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, kolaborasi antarkota dapat mempercepat pertukaran inovasi, pengalaman, serta praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.
“Kami ingin membangun sinergi konkret melalui kerja sama antardaerah, sehingga potensi masing-masing kota dapat saling melengkapi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
