SMARTMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Makassar di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (13/3/2026) pagi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program intervensi harga pangan yang digelar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Munafri tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA dan langsung menyapa warga yang sedang mengantre membeli kebutuhan pokok. Ia juga memantau ketersediaan serta harga bahan pangan yang dijual dalam kegiatan pasar murah tersebut.
Menurut Munafri, Gerakan Pasar Murah merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Total ada sembilan titik yang dibuka hari ini. Ini sengaja kita lakukan untuk memberikan intervensi terhadap kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, pasar murah menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menekan potensi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan harga eceran yang sesuai dengan aturan pemerintah. Ini juga untuk menghindari selisih harga yang dimainkan oleh tengkulak,” jelasnya.
Munafri memastikan program pasar murah tidak hanya berlangsung satu hari. Kegiatan tersebut akan terus digelar hingga mendekati Hari Raya Idulfitri dengan lokasi yang berpindah-pindah agar menjangkau lebih banyak wilayah.
“Ini berjalan sampai H-1 Lebaran. Setiap hari kita buka di sembilan titik dan diupayakan menjangkau hampir seluruh kecamatan, minimal satu kelurahan di setiap kecamatan,” katanya.
Saat meninjau lokasi, Munafri cukup lama memantau antusiasme warga yang sejak pagi memadati area pasar murah meskipun cuaca terik. Untuk memastikan pemerataan, pemerintah juga membatasi jumlah pembelian bahan pokok per orang.
“Alhamdulillah animo warga sangat bagus. Karena itu pembeliannya juga kita batasi supaya semua masyarakat punya kesempatan yang sama mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan Gerakan Pasar Murah tersebut, masyarakat dapat membeli lima komoditas utama dengan harga subsidi. Komoditas yang disediakan antara lain beras 5 kilogram seharga Rp57.000, telur ayam satu rak Rp56.000, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.
Usai meninjau lokasi pertama di kawasan Monumen Mandala, Munafri kemudian melanjutkan peninjauan ke titik pasar murah lainnya di Jalan Kakatua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.
