SMARTMAKASSAR.COM – Meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan mendorong kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Menyikapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM di Kabupaten Jeneponto, Bulukumba, dan Sinjai tetap aman dan mencukupi.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan distribusi BBM di tiga wilayah tersebut terus berjalan optimal dengan pengawasan intensif guna menjaga keseimbangan antara suplai dan kebutuhan.
“Stok BBM di SPBU wilayah Jeneponto, Bulukumba, dan Sinjai berada dalam kondisi aman. Penyaluran dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” ujarnya.
Data Pertamina menunjukkan adanya peningkatan penyaluran di atas rata-rata harian. Di Jeneponto, realisasi penyaluran gasoline mencapai 124,1 persen dan gasoil 96,2 persen. Sementara di Bulukumba, gasoline tercatat 120,2 persen dan gasoil 93,8 persen. Adapun di Sinjai, penyaluran gasoline mencapai 107,4 persen dan gasoil 105,1 persen.
Kondisi tersebut mencerminkan adanya lonjakan konsumsi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina melakukan penyesuaian suplai secara fleksibel serta memperkuat distribusi ke sejumlah SPBU.
Selain itu, monitoring stok dilakukan secara real-time dan koordinasi dengan pengelola SPBU terus ditingkatkan agar distribusi berjalan lancar hingga ke konsumen.
Dari sisi pengawasan, Pertamina juga memperketat operasional di SPBU, termasuk memastikan ketertiban antrean, kualitas layanan, hingga ketepatan sasaran penyaluran BBM subsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa keandalan pasokan energi menjadi prioritas utama.
“Pertamina memastikan stok BBM tetap tersedia dan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah. Masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata,” katanya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pembelian di lembaga penyalur resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan dan kualitas terjamin. Jika ditemukan kendala atau indikasi pelanggaran, masyarakat dapat melapor melalui Pertamina Call Center 135.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memperkuat distribusi dan pengawasan guna menjaga ketersediaan energi di tengah dinamika потреб konsumsi masyarakat.
