MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Kesra Kota Makassar memperluas konsep pembinaan pelajar melalui Santri Expo MULIA 2026. Tak hanya menggelar lomba hafalan Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan, ajang ini juga menghadirkan panahan tradisional serta program urban farming dan pemilahan sampah yang melibatkan remaja masjid.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi generasi muda mengembangkan berbagai potensi, mulai dari keagamaan, olahraga, kesehatan hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah lomba panahan tradisional untuk pelajar tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.
“Kegiatan ini adalah untuk tingkat SD, SMP, SMA ini akan ada juga lomba memanah secara tradisional, sehingga kita usahakan lomba memanah ini selalu terlaksana setiap tahun,” kata Syarief, Selasa (15/9/2026).
Berbeda dengan panahan modern, perlombaan tersebut akan menggunakan perlengkapan tradisional.
“Alat panahnya memang alat tradisional, bukan yang modern,” ujarnya.
Lomba panahan tradisional dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 26 dan 27 September 2026.
Tak hanya menyasar pelajar melalui kompetisi olahraga, Kesra Makassar juga menyiapkan agenda khusus bagi remaja masjid.
Sebelum rangkaian Santri Expo MULIA digelar, Kesra telah memberikan pelatihan urban farming dan pemilahan sampah kepada remaja masjid.
Materi tersebut akan kembali diterapkan dalam Tabligh Akbar Remaja Masjid yang dijadwalkan pada 25 September 2026. Agenda itu akan dirangkaikan dengan penilaian urban farming dan pemilahan sampah.
“Di samping itu pula, kami sebelumnya sudah memberikan pelatihan urban farming maupun pemilahan sampah untuk remaja masjid. Insyaallah itu juga akan menjadi fokus kami pada saat Tabligh Akbar Remaja Masjid,” jelas Syarief.
Ia mengatakan program tersebut diarahkan agar remaja masjid tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak kepedulian lingkungan di wilayah masing-masing.
Salah satu yang didorong adalah kebiasaan memilah sampah mulai dari lingkungan masjid.
“Kami juga lagi menggalakkan agar supaya seluruh remaja-remaja masjid mampu mengelola pemilahan sampahnya dari masjid yang bersangkutan, menjadi contoh di sekeliling wilayahnya,” tuturnya.
Menurut Syarief, masjid memiliki potensi menjadi pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar.
“Masjid itu, bisa juga area luar memilah sampah,” tambahnya.
Rangkaian Santri Expo MULIA juga akan diisi dengan penilaian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Kesra Makassar telah memulai verifikasi lapangan terhadap sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai perwakilan masing-masing kecamatan.
Syarief mengatakan sekolah peserta telah dikirimkan oleh pihak kecamatan. Para camat juga berperan sebagai pembina UKS di wilayah masing-masing.
“Alhamdulillah khusus untuk lomba UKS ini kami sudah mulai verifikasi di lapangan. Pihak kecamatan sudah mengirimkan sekolah-sekolah yang mewakili kecamatannya,” ungkapnya.
Tim Kesra selanjutnya melakukan verifikasi langsung untuk memastikan kesiapan sekolah yang akan mengikuti penilaian.
Menurut Syarief, penilaian UKS menjadi bagian penting karena berkaitan dengan upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Santri Expo MULIA: Hifdzil Qur’an dan Keterampilan 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 27 September 2026.
Agenda untuk tingkat TK/PAUD dan SD dilaksanakan pada 22 September, disusul tingkat SMP pada 23 September dan tingkat SMA pada 24 September.
Selanjutnya, 25 September diisi Tabligh Akbar Remaja Masjid yang dirangkaikan dengan penilaian urban farming dan pemilahan sampah.
Sementara lomba panahan tradisional berlangsung pada 26 dan 27 September 2026.
“Untuk tingkat SD maupun TK kita adakan di tanggal 22 September. Kemudian untuk tingkat SMP tanggal 23 September. Untuk tingkat SMA adalah tanggal 24 September,” kata Syarief.
“Tabligh Akbar Remaja Masjid ini yang dirangkaikan dengan penilaian juga urban farming dan pemilahan sampah itu di tanggal 25 September. Tanggal 26 dan 27 adalah lomba memanah,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Masjid Raya Makassar dan Masjid Agung Maros.
Kesra Makassar menyiapkan total hadiah sebesar Rp150 juta untuk seluruh rangkaian Santri Expo MULIA 2026.
“Total hadiah yang diperebutkan, karena ini ada hadiah yang kami sudah siapkan, insyaallah dari total kegiatan ini adalah Rp150 juta kita sudah siapkan anggarannya,” pungkas Syarief.
