MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Kondisi antrean BBM bersubsidi di Kota Makassar berangsur membaik. Dari total 45 SPBU yang melayani masyarakat di kota tersebut, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen kini menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif, dengan waktu tunggu masyarakat yang juga semakin singkat.
Perbaikan ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengatur penyaluran BBM subsidi di lapangan.
Sejumlah langkah telah ditempuh, di antaranya penambahan operator dan jalur pelayanan BBM subsidi di sejumlah SPBU, pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam penuh, serta penambahan titik penyaluran baru melalui SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Langkah-langkah tersebut disiapkan untuk menambah kapasitas layanan sekaligus memberi alternatif titik pengisian bagi masyarakat.
Selain langkah yang sudah berjalan, sejumlah upaya lain masih terus dioptimalkan, termasuk pemantauan terhadap operasional SPBU 24 jam, penambahan operator dan jalur layanan, serta pengoperasian SPBU Modular di CPI.
Sistem ganjil-genap juga masih diberlakukan sesuai ketentuan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan di SPBU.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan landainya antrean di sebagian besar SPBU merupakan hasil sinergi dan evaluasi berkelanjutan bersama pemerintah daerah.
“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat.
Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama Pemerintah Daerah agar kondisi pelayanan BBM Subsidi terus membaik,” kata Okky, Senin (14/9/2026).
Ia menambahkan, Pertamina terus memperkuat kapasitas pelayanan di lapangan dan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi antrean di masing-masing SPBU guna menentukan penyesuaian yang diperlukan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah dipastikan akan terus mengevaluasi kondisi antrean dan pelayanan BBM subsidi di Kota Makassar sesuai perkembangan di lapangan.
