MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Suasana religius akan mewarnai kawasan pesisir Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Jumat (28/8/2026) malam. Pemerintah Kota Makassar akan menggelar Maulid Akbar Pesisir Makassar 1448 Hijriah/2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat meneladani akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut akan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Paotere dan menghadirkan penceramah kondang, Ustaz Dr. H. Das’ad Latif. Dai nasional asal Sulawesi Selatan itu diharapkan dapat memberikan tausiah yang relevan sekaligus menambah semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh jajaran SKPD, pemerintah kecamatan, dan kelurahan untuk hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Tanggal 28 kita Maulid di Paotere. Dari pesisir Makassar, kita hadirkan doa dan keberkahan untuk kota yang kita cintai,” ujar Munafri, Rabu (26/8/2026).
Menurut Munafri, Maulid Akbar Pesisir Makassar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, RT, dan RW.
Ia secara khusus meminta para camat dan lurah hadir bersama masyarakat di wilayah masing-masing. Kehadiran perangkat kewilayahan tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan semakin semarak sekaligus membuka ruang silaturahmi antara pemerintah dan warga.
“Kami mengajak camat dan lurah hadir. Di situ saja sama-sama datang. Lalu RT/RW di Kecamatan Ujung Tanah juga kita ajak hadir, supaya lebih meriah,” kata Munafri.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pemkot Makassar juga tengah berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah. Salah satunya terkait pelibatan perahu-perahu nelayan dalam rangkaian Maulid Akbar Pesisir Makassar.
Munafri menyebut koordinasi dengan DP2 telah dilakukan untuk mempersiapkan keterlibatan perahu nelayan. Kehadiran armada nelayan tersebut diharapkan dapat memberikan warna tersendiri sekaligus menghadirkan suasana Maulid yang dekat dengan karakter kehidupan masyarakat pesisir Paotere.
“Sekarang panitia sudah koordinasi sama DP2 untuk siapkan perahu nelayan. Ada juga yang bersiap-siap ikut ambil andil dalam acara Pemkot,” ungkapnya.
Pemilihan Paotere sebagai lokasi Maulid Akbar juga dinilai memiliki makna tersendiri. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu sentra aktivitas nelayan dan perdagangan laut yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat Kota Makassar.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Makassar berharap masyarakat tidak hanya berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga mengambil hikmah dari keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun kehidupan sosial yang menjunjung kepedulian, persaudaraan, kejujuran, dan kebersamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan turut memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat.
Pemkot Makassar mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, jajaran pemerintah wilayah, serta seluruh warga untuk hadir dan menyemarakkan Maulid Akbar Pesisir Makassar 1448 H/2026.
“Dari kawasan pesisir Paotere, kami di Pemkot Makassar ingin menjadikan peringatan Maulid sebagai ruang bersama untuk memperkuat silaturahmi,” tutup Munafri.
