MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Suasana Kota Makassar semarak dengan kehadiran ribuan aparatur dari berbagai daerah dan instansi pemerintah dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026. Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta perwakilan 79 kementerian dan lembaga ambil bagian dalam kegiatan Defile Kafilah yang digelar sebelum pembukaan MTQ.
Kegiatan diawali dengan penampilan Tari Pakkarena Muri-Muriang yang dibawakan kelompok binaan Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Pertunjukan tersebut menjadi suguhan budaya sekaligus bentuk penyambutan Pemerintah Kota Makassar kepada seluruh kafilah yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan penampilan marching band binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka barisan sebelum seluruh kafilah berjalan mengikuti rute defile yang telah ditentukan panitia.
Sebanyak 117 kafilah selanjutnya mengikuti iring-iringan secara berurutan. Masing-masing membawa identitas provinsi, kementerian, maupun lembaga yang diwakili dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Defile dimulai dari depan Kantor MGC Makassar. Dari titik tersebut, para peserta berjalan bersama menuju Halaman Kantor Wali Kota Makassar sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pembukaan.
Antusiasme terlihat ketika para kafilah melintas di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sulaiman Sudirman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan. Para peserta menyapa dan melambaikan tangan sebagai bentuk penghormatan, yang kemudian dibalas dengan sambutan dari para pejabat dan tamu yang hadir.
Setelah menempuh rute sekitar 1,7 kilometer, seluruh peserta melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Karebosi, yang menjadi lokasi pembukaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly, mengatakan Kota Makassar menjadi lokasi pembukaan MTQ yang diawali dengan defile seluruh peserta.
Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga dari kementerian dan lembaga yang turut berpartisipasi dalam ajang MTQ KORPRI tingkat nasional.
“Untuk pembukaan itu di Kota Makassar. Sebentar di Lapangan Karebosi, insya Allah ini hari kita lakukan defile dulu untuk para peserta lomba yang ikut di semua se-Indonesia. Bukan hanya kabupaten/kota, tetapi kementerian juga yang ikut,” jelasnya.
Zulkifly menambahkan, setelah pelaksanaan defile, pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada malam hari. Sementara itu, perlombaan akan digelar di sejumlah lokasi yang telah disiapkan panitia di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.
“Nah, sebentar malam pembukaannya. Kemudian perlombaannya itu nanti ada di beberapa tempat, termasuk di Pangkep dan Makassar. Kalau di Makassar itu kita siapkan di Balai Kota ada, kemudian di Mall Pelayanan Publik juga kita siapkan, kemudian ada juga di Asrama Haji Sudiang. Nah, itu di situ perlombaannya,” katanya.
Ia menjelaskan, rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 akan ditutup di Kabupaten Pangkep. Dengan demikian, Makassar dan Pangkep menjadi dua daerah di Sulawesi Selatan yang berperan penting dalam pelaksanaan agenda nasional tersebut.
“Penutupannya di Kota Pangkep, Kabupaten Pangkep. Iya, insya Allah nanti berakhir di sana,” ujarnya.
Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremoni pembukaan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperlihatkan keberagaman daerah dan instansi pemerintahan sekaligus memperkuat semangat persatuan aparatur dari seluruh Indonesia.
