SMARTMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gastro Diplomasi atau International Gastronomy Summit (IGS) yang akan digelar di Kota Makassar. Persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan progres persiapan kegiatan masih terus berjalan dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama jajaran OPD, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Bappeda hingga BPKAD di Balai Kota Makassar, Rabu (11/3).
Dalam rapat tersebut, Sekda menegaskan seluruh perangkat daerah harus segera menindaklanjuti pembagian tugas yang telah disepakati dalam rapat sebelumnya.
Menurutnya, pada rapat yang digelar sekitar dua minggu lalu, pemerintah kota telah menyepakati bahwa seluruh persiapan kegiatan harus mulai berjalan sebelum tanggal 30, mengingat agenda tersebut menjadi perhatian langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
“Kita sudah rapatkan dua minggu lalu dan disepakati bahwa seluruh persiapan sudah berjalan sebelum tanggal 30. Karena itu saya minta semua SKPD kembali melakukan koordinasi agar kita benar-benar siap,” ujar Andi Zulkifly.
Ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Makassar memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk saat rapat bersama Dinas Pariwisata beberapa waktu lalu.
“Pak Wali Kota sudah menyampaikan langsung bahwa beliau akan meminta perkembangan persiapan kegiatan ini. Bahkan pada rapat bersama pariwisata kemarin beliau kembali menyinggung kesiapan pelaksanaan IGS,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Makassar juga telah menetapkan struktur kepanitiaan yang melibatkan berbagai perangkat daerah. Ketua panitia dijabat Asisten III Setda Makassar, Firman Pagarra. Sementara Sekretaris dijabat Kepala Bagian Kerja Sama Andi Zulfitra dan Bendahara oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Selain itu, sejumlah divisi teknis juga telah dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Divisi Investment Forum dikoordinasikan oleh Dinas Penanaman Modal dengan dukungan Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, dan Dinas Pertanian. Kemudian divisi City Tour melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan.
Sementara itu, divisi Ladies Program melibatkan Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, serta Dinas Pariwisata. Adapun kegiatan Welcome Dinner menjadi tanggung jawab Bagian Umum.
Untuk urusan akomodasi dan transportasi, Pemkot Makassar menugaskan Bappeda bersama BPKAD untuk mengoordinasikan dukungan anggaran kegiatan.
Sedangkan urusan protokoler ditangani oleh Bagian Protokol, media dan publikasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta perizinan, keamanan, dan ketertiban melibatkan Satpol PP bersama kepolisian.
Pengaturan lalu lintas akan dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan. Sementara layanan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Andi Zulkifly menegaskan setiap OPD harus menyiapkan program kegiatan secara detail sesuai dengan bidang tugas masing-masing, termasuk konsep kegiatan seperti Investment Forum, City Tour, dan Ladies Program.
“Saya minta setiap OPD mempersiapkan secara detail program kegiatannya, termasuk dokumen pendukungnya. Ini penting agar saat tim dari Kementerian Luar Negeri datang meninjau persiapan kita, semuanya sudah siap,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa utusan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia direncanakan akan berkunjung ke Makassar untuk melihat langsung kesiapan pelaksanaan International Gastronomy Summit.
“Informasi dari Bagian Kerja Sama, utusan dari Kementerian Luar Negeri akan datang melihat kesiapan kegiatan ini sekitar tanggal 30. Karena itu seluruh perangkat daerah harus memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana,” tutupnya.
