SELAYAR, SMARTMAKASSAR.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dengan mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp15 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman usai kegiatan Jalan Sehat Anti Mager di Lapangan Pemuda Benteng, Sabtu (6/6/2026).
Penyerahan bantuan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pembangunan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bahwa bantuan keuangan senilai Rp15 miliar tersebut diperuntukkan bagi program-program prioritas yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kita serahkan bantuan keuangan Rp15 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, saat meresmikan kawasan Ujung Aspal Selatan Sulawesi di Appatanah pada Jumat (5/6/2026), dirinya menerima sejumlah aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan daerah. Beberapa di antaranya mencakup pembangunan dermaga serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Andi Sudirman, bantuan keuangan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis yang mampu meningkatkan daya tarik wisata, memperkuat promosi daerah, dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
“Terserah Pak Bupati yang mana lebih penting untuk masyarakatnya. Yang jelas, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Selayar,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penentuan prioritas penggunaan anggaran diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sesuai kebutuhan yang paling mendesak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjutnya, akan terus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar melalui berbagai program, baik di sektor infrastruktur, pariwisata, maupun pengembangan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya bantuan keuangan tersebut, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
