MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak 2026 yang digagas Universitas Fajar (UNIFA) sebagai bentuk kolaborasi pendidikan dan pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menerima audiensi jajaran Universitas Fajar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 2, Jumat (29/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak UNIFA memaparkan rencana pelaksanaan Program KKN Berdampak 2026 yang akan melibatkan sebanyak 75 mahasiswa dan dilaksanakan di sejumlah wilayah di Kota Makassar.
Program ini dirancang untuk bersinergi dengan berbagai program sosial kemasyarakatan Pemerintah Kota Makassar, sehingga mahasiswa dapat berkontribusi langsung melalui edukasi, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi komitmen UNIFA dalam menghadirkan program pengabdian masyarakat yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa melalui program KKN diharapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program prioritas yang telah berjalan di Kota Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Ia juga menyarankan agar peserta KKN dibagi dan ditempatkan di tiga kecamatan berbeda agar pelaksanaan program lebih efektif dan optimal.
Menurutnya, penempatan sekitar 25 mahasiswa di setiap kecamatan akan memudahkan koordinasi sekaligus memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar, Haidil Adha, menambahkan bahwa mahasiswa KKN diharapkan mampu mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kota Makassar, seperti urban farming, creative hub, penanganan sampah, hingga program pemberdayaan masyarakat lainnya.
“Adik-adik mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dan ikut berkontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah di wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Fathur Rahim, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut dan siap melakukan koordinasi lintas sektor demi kelancaran kegiatan KKN di lapangan.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam audiensi tersebut yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar Fathur Rahim, Kepala BRIDA Kota Makassar Haidil Adha, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman yang diwakili Kepala Seksi Sarana Bidang PAUD, Arwinah.
Sementara dari pihak UNIFA hadir Deputi Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Ismail Marzuki, Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Muhammad Bisyri, Ketua IPPM Wahyu, serta Staf Pusat Karir Mirawati.
