MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya peran alumni SMA Negeri 2 Makassar dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas generasi yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Tudang Sipulung Nasional (TSN) II Ikatan Alumni (IKA) SMADA Makassar 2026 yang digelar di Fort Rotterdam, Jumat (22/5/2026) malam.
Sebagai alumni SMADA, Munafri menilai IKA SMADA memiliki posisi strategis sebagai wadah mempererat silaturahmi antargenerasi sekaligus ruang lahirnya gagasan dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Makassar.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana yang dinilai sukses menghadirkan konsep acara megah dan spektakuler dalam pelaksanaan reuni akbar tersebut.
“Dengan persiapan yang matang, malam hari ini betul-betul dibuktikan bahwa ini adalah salah satu panggung terbaik dalam pelaksanaan event yang pernah ada di Kota Makassar,” ujar Munafri.
Menurutnya, Tudang Sipulung kini telah berkembang menjadi ikon kebersamaan alumni SMA Negeri 2 Makassar yang selalu dinantikan setiap pelaksanaannya.
Bahkan, Appi—sapaan akrab Munafri—mendorong agar nama dan konsep Tudang Sipulung dipatenkan sebagai identitas khas alumni SMADA.
“Acara Tudang Sipulung ini sudah menjadi ikon tempat kita berkumpul semua alumni SMA 2. Saya berharap pengurus IKA bisa membuat paten dari acara ini sehingga tidak diambil orang lain,” katanya.
Munafri juga menyinggung keberhasilan pelaksanaan Tudang Sipulung sebelumnya di Kabupaten Gowa dan berharap pelaksanaan di Makassar dapat terus berkembang menjadi lebih besar setiap tahunnya.
“Siap-siaplah kita memberikan dua kali lipat daripada apa yang kita berikan hari ini,” ucapnya disambut tepuk tangan para alumni.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD II Golkar Makassar itu turut mengajak seluruh alumni menikmati suasana Kota Makassar sekaligus berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah selama kegiatan berlangsung.
“Enjoy di acara ini, enjoy di Kota Makassar. Spend your time, spend your money di Kota Makassar,” tuturnya.
Munafri menegaskan bahwa Tudang Sipulung tidak hanya menjadi ajang reuni dan hiburan, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan ide serta pemikiran positif untuk membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan.
Menurutnya, Makassar masih menghadapi sejumlah tantangan seperti persoalan sampah, kemacetan, pendidikan, hingga urbanisasi yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kota Makassar ini bukan kota yang tidak punya persoalan. Banyak persoalan yang harus kita selesaikan bersama-sama,” katanya.
Ia juga menyebut Kota Makassar setiap akhir pekan menjadi pusat kunjungan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, sehingga membuka banyak peluang kolaborasi antara pemerintah dan para alumni SMADA.
Menutup sambutannya, Munafri berharap alumni SMA Negeri 2 Makassar dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Makassar ke depan.
“Alumni Smada harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Kota Makassar ke depannya,” tutupnya.
Diketahui, Tudang Sipulung Nasional II IKA SMADA Makassar berlangsung pada 22–24 Mei 2026 dengan rangkaian kegiatan silaturahmi, hiburan, dan reuni akbar keluarga besar alumni SMA Negeri 2 Makassar.
