MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Dewan Pengurus KORPRI Kota Makassar didorong menyusun program kerja yang sejalan dengan arah pembangunan pemerintah pusat hingga daerah agar mampu mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Makassar, Andi Zulkifly, saat membuka Rapat Kerja Dewan Pengurus KORPRI Kota Makassar di Hotel Novotel Makassar, Rabu (13/5/2026).
Menurut Andi Zulkifly, rapat kerja tersebut menjadi agenda strategis bagi kepengurusan KORPRI Kota Makassar yang baru dilantik untuk merumuskan berbagai program dan inovasi organisasi ke depan.
“Ini adalah rapat kerja pertama bagi pengurus KORPRI yang baru saja dilantik. Tentu ini menjadi agenda yang sangat strategis karena kita akan merumuskan program dan inovasi untuk menjadikan KORPRI sebagai organisasi yang kuat, netral, mandiri, dan profesional,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Makassar itu menekankan seluruh program KORPRI harus memiliki dasar regulasi yang jelas dan terkoneksi dengan visi misi organisasi maupun program pemerintah.
“Jangan membuat program yang tidak terkoneksi dengan visi misi KORPRI maupun program pemerintah. Semua harus selaras dan terintegrasi agar arah pembangunan berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.
Mantan Camat Ujung Pandang tersebut menjelaskan bahwa KORPRI merupakan wadah yang menghimpun seluruh aparatur sipil negara, mulai dari ASN, PPPK, CPNS, hingga pegawai perusahaan daerah di lingkup pemerintahan.
“KORPRI adalah satu-satunya lembaga yang menghimpun seluruh ASN. Karena itu, program-programnya harus mampu mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andi Zulkifly juga meminta seluruh pengurus KORPRI Kota Makassar ikut menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Makassar pada Agustus mendatang.
Menurutnya, agenda nasional tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi Kota Makassar sebagai tuan rumah.
“Ini membawa nama baik Kota Makassar. Saya berharap seluruh pengurus aktif membantu dan menyukseskan pelaksanaan MTQ KORPRI tingkat nasional,” ujarnya.
Selain itu, Sekda Makassar juga mendorong pembentukan koperasi KORPRI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung program nasional pembentukan koperasi di tingkat kelurahan dan desa.
“Kita ingin menjadi contoh. Jangan sampai pemerintah mengajak masyarakat membentuk koperasi, tetapi organisasi kita sendiri tidak memiliki koperasi,” katanya.
Ia menambahkan, koperasi KORPRI nantinya diharapkan dikelola secara modern dengan dukungan teknologi informasi agar mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggota.
Tak hanya itu, Andi Zulkifly juga meminta pengurus KORPRI menjadi pelopor pengelolaan sampah di setiap kantor perangkat daerah melalui pembentukan bank sampah dan sistem pemilahan sampah.
“Persoalan terbesar pengelolaan sampah di Kota Makassar adalah pemilahan. Karena itu saya berharap seluruh pengurus KORPRI menjadi agen lingkungan di kantor masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan sampah saat ini menjadi bagian dari program prioritas nasional dan mendapat perhatian serius pemerintah pusat, termasuk terkait penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Di akhir sambutannya, ia juga mendorong pengurus KORPRI menyusun program yang dapat memperkuat solidaritas dan kekompakan ASN melalui kegiatan olahraga maupun aktivitas kebersamaan lainnya.
“Olahraga seperti tenis, lari, jalan santai, atau kegiatan lainnya perlu dibuat karena efektif menjaga solidaritas dan kekompakan ASN,” pungkasnya.
