MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program prioritas daerah dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) Proyek Strategis Daerah (PSD) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Rakor yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, itu membahas progres pelaksanaan berbagai program unggulan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelang memasuki semester kedua tahun anggaran 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur Kota Makassar Andi Asma Zulistia Ekayanti, Kepala BPKAD Makassar Muh Dakhlan, serta sejumlah OPD teknis terkait.
Sekda Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan rakor digelar untuk memastikan realisasi anggaran dan pelaksanaan proyek strategis berjalan sesuai target dan tahapan yang telah ditetapkan.
“Rakor ini kita gelar karena saat ini sudah memasuki bulan Mei, yang berarti pelaksanaan program sudah mendekati semester kedua. Karena itu, kami perlu melihat bagaimana realisasi anggaran maupun progres pelaksanaan Proyek Strategis Daerah,” ujar Zulkifly usai rakor di Balai Kota Makassar, Selasa (12/5/2026).
Mantan Kepala Bappeda Makassar itu menegaskan bahwa PSD merupakan program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang harus dikawal secara serius agar pelaksanaannya tidak mengalami hambatan.
Beberapa proyek strategis yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut antara lain pembangunan stadion, pembangunan PAUD, revitalisasi Lapangan Karebosi, pembangunan Kantor Dinas Pendidikan, hingga program seragam gratis bagi siswa.
“PSD ini merupakan proyek unggulan Bapak Wali Kota. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh prosesnya berjalan baik, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga pendampingan hukumnya. Jangan sampai program-program unggulan ini terhambat,” katanya.
Ia menambahkan, besarnya alokasi anggaran pada proyek strategis daerah membuat penyerapan anggaran harus berjalan optimal dan tepat waktu.
“Penyerapan anggaran juga cukup besar di PSD ini. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh program berjalan sesuai perencanaan dan tahapan waktu yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Dari hasil rapat koordinasi tersebut, sejumlah proyek disebut telah memasuki tahapan berbeda, mulai dari proses tender, persiapan konstruksi, hingga penyelesaian administrasi pelaksanaan.
“Sementara ini ada yang sudah masuk tender, ada yang menunggu tender konstruksi, dan rata-rata sudah berada pada tahap persiapan menuju pelaksanaan,” jelasnya.
Khusus pembangunan stadion, Pemkot Makassar menargetkan penandatanganan kontrak paling lambat Juli 2026 agar pekerjaan awal seperti penimbunan lahan dapat segera dimulai.
“Khusus stadion, kami memberi waktu sampai bulan Juli untuk penandatanganan kontrak supaya pekerjaan penimbunan bisa segera dilakukan. Walaupun proyek ini bersifat multiyears, tetap ada tahapan yang kami targetkan agar sesuai batas waktu,” ujarnya.
Sementara itu, program seragam gratis bagi siswa juga terus dipersiapkan melalui mekanisme tender cepat agar pelaksanaannya dapat menyesuaikan dengan jadwal tahun ajaran baru.
“Untuk seragam gratis, sementara disiapkan skema tender cepat dengan target pelaksanaan sekitar satu bulan. Ada dua skema yang akan dijalankan, yaitu pengadaan kain dan jasa penjahitan. Mudah-mudahan semuanya bisa rampung pada Juli saat anak-anak mulai masuk sekolah,” pungkasnya.
