MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah urban farming atau pertanian perkotaan yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kota Makassar, Andi Fauzi Wawo, saat bertemu dengan Wali Kota Makassar di Balai Kota Makassar.
Pria yang akrab disapa Uci itu mengaku telah menginstruksikan seluruh kader dan Fraksi PKB DPRD Kota Makassar untuk ikut menyukseskan program-program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami mendukung dan siap mengawal program-program yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar, untuk kepentingan masyarakat,” ujar Uci.
Menurut Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan tersebut, perbedaan pilihan politik pada Pilkada 2024 tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun Kota Makassar.
“Apapun dinamika politik yang terjadi saat kontestasi, ketika proses itu selesai maka yang harus dikedepankan adalah kepentingan masyarakat,” katanya.
Salah satu program yang mendapat dukungan penuh dari PKB adalah urban farming yang saat ini terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Menurut Uci, program tersebut merupakan kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, urban farming juga dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas di kawasan perkotaan agar lebih produktif.
“Yang paling dekat ini tentu kami mendukung program urban farming. Kami mengajak konstituen dan masyarakat di bawah untuk ikut menyukseskan program tersebut karena manfaatnya sangat besar bagi warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, urban farming menjadi salah satu program yang relatif mudah diterima masyarakat karena hasilnya dapat dirasakan secara langsung. Warga dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai kebutuhan sehari-hari seperti cabai, tomat, kangkung, dan aneka sayuran lainnya.
Program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi pengeluaran keluarga serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu masyarakat. Menurut saya ini salah satu program yang paling mudah diterima karena manfaatnya langsung dirasakan warga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Uci berharap hubungan antara PKB dan Pemerintah Kota Makassar dapat terus terjalin dengan baik melalui komunikasi dan kolaborasi yang lebih intens.
Ia menegaskan bahwa PKB siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Meskipun pada kontestasi kemarin kami bukan bagian dari salah satu kubu, tetapi kami tetap mendukung Pak Wali Kota. Sekarang saatnya bersama-sama membangun Kota Makassar,” tegasnya.
Selain menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah, Uci juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempersiapkan agenda pelantikan sebagai Ketua DPC PKB Kota Makassar.
Menurutnya, pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia dijadwalkan berlangsung secara serentak di Jakarta pada 23 Juli 2026 mendatang.
Setelah resmi menjabat sebagai ketua, pihaknya akan fokus melakukan konsolidasi internal partai sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan.
“Kami tentu akan meminta arahan terkait program-program yang bisa kami dukung,” tuturnya.
Di sisi lain, PKB juga mulai menyusun strategi dan target politik ke depan, termasuk memperkuat peran partai dalam agenda pembangunan daerah maupun menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Di samping itu, kami juga mulai membicarakan target-target politik ke depan dan bagaimana peran PKB dalam berbagai agenda pembangunan maupun kontestasi politik ke depan,” pungkas Uci.
