MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Telkomsel memperkuat layanan pelanggan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya Teman Tuli, melalui penyediaan layanan ramah disabilitas di GraPARI Plasa Maros, Sulawesi Selatan, dan GraPARI Tarakan, Kalimantan Timur.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya Telkomsel menghadirkan kesetaraan akses layanan bagi seluruh pelanggan di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka). Kedua GraPARI tersebut merupakan bagian dari 19 titik layanan ramah Teman Tuli yang telah tersedia di berbagai daerah di Indonesia.
General Manager Customer Care and Retention Telkomsel Area Pamasuka, Arief Hidayatus Sefian, mengatakan layanan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman layanan yang setara bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali.
“Telkomsel ingin memastikan setiap pelanggan, termasuk Teman Tuli, dapat merasakan pengalaman layanan yang setara, nyaman, dan bermakna. Pelayanan terbaik tidak hanya soal kecepatan dan kualitas, tetapi juga tentang kepedulian serta kemampuan memahami kebutuhan setiap individu,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (19/6/2026).
Layanan pelanggan khusus Teman Tuli sendiri telah dihadirkan Telkomsel secara nasional sejak September 2023. Melalui program ini, petugas GraPARI dibekali kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) untuk memudahkan komunikasi dengan pelanggan.
Pelatihan dilakukan bekerja sama dengan mitra profesional guna meningkatkan pemahaman petugas tidak hanya terhadap bahasa isyarat, tetapi juga budaya dan pola interaksi yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Telkomsel juga menghadirkan fasilitas pendukung berupa informasi tertulis yang lebih jelas dan mudah diakses oleh pelanggan Teman Tuli saat mengakses layanan di GraPARI.
Pelanggan dapat memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari pembelian kartu SIMPATI, penggantian kartu hilang atau rusak, peningkatan kartu ke uSIM 4G/LTE, pendaftaran pelanggan Telkomsel Halo, hingga layanan produk dan kebutuhan telekomunikasi lainnya.
Menurut Arief, kehadiran layanan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem pelayanan yang lebih inklusif di Indonesia, khususnya di kawasan timur.
“Kami ingin memastikan setiap titik layanan menjadi ruang yang ramah dan terbuka bagi semua pelanggan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun layanan yang inklusif,” katanya.
Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel menyatakan akan terus mengembangkan solusi layanan yang inovatif, mudah diakses, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
