BULUKUMBA, SMARTMAKASSAR.COM – Upaya peningkatan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Bulukumba terus berjalan. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung meninjau progres pengerjaan Paket 1 Multiyears Project (MYP) pada ruas jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang, Selasa (16/6/2026).
Dalam kunjungannya, Andi Sudirman memantau sejumlah pekerjaan yang tengah berlangsung, termasuk penyelesaian bahu jalan dan pelapisan ulang aspal (overlay) sebagai bagian dari program peningkatan kualitas jalan di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari Paket 1 MYP yang memiliki total nilai anggaran sekitar Rp430,7 miliar. Sementara itu, khusus untuk pekerjaan di Kabupaten Bulukumba, alokasi anggaran diperkirakan mencapai Rp40 hingga Rp50 miliar.
Menurut Andi Sudirman, kedua ruas jalan tersebut memiliki fungsi strategis karena menjadi jalur penghubung sekaligus alternatif antara Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai.
“Ruas Tanete-Tanaberu menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan pesisir Bulukumba. Sementara ruas Sinjai-Kajang merupakan jalur alternatif yang menghubungkan dua kabupaten dan selama ini menjadi harapan masyarakat untuk diperbaiki secara menyeluruh,” katanya.
Ia menambahkan, kedua ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang secara bertahap terus ditingkatkan kualitasnya. Sebelumnya, pemerintah provinsi juga telah membangun dan meresmikan jembatan yang berada di jalur tersebut guna mendukung konektivitas antarwilayah.
“Dua ruas ini merupakan jalan strategis yang menghubungkan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba. Perbaikannya telah lama dinantikan masyarakat, sehingga pemerintah provinsi terus melakukan peningkatan secara bertahap,” ujarnya.
Gubernur Sulsel juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan proyek tersebut.
Pada kesempatan yang sama, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan akses dan ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat. Kami juga memohon maaf atas hambatan akses yang terjadi selama proses perbaikan jalan. Insya Allah, hasil pembangunan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
